OPINI

SAYA HERAN KARENA TIGA HAL

KIAN hari kian heran saya membaca di medsos ini atau melihat sambil mendengar di tv tutur kata orang-orang tertentu, untuk tidak menyebut banyak orang, yang tutur katanya, baik tersurat maupun tersirat, terkesan  mengandung permusuhan, hujatan, caci maki, penghinaan, kebencian, malah fitnah dan hoax.

Heran saya kenapa sekarang ini banyak yang, di ruang publik, pamer bicara seolah-olah dialah paling benar, paling pintar, paling paham tentang segala sesuatu, sementara yang lainnya tidak paham, malah dianggap dungu.

 

TK ABA NGLIPAR III: ANAK BELAJAR BERENANG IBU KENYANG

 

Heran saya kenapa sekarang ini banyak orang yang begitu tinggi mengidolakan, memuliakan dan menyanjung seseorang (seolah-olah dijadikan Junjungan!) dan sebaliknya menghina-dinakan seseorang lainnya.

Heran saya kenapa sekarang ini sesama Muslim saja, secara terbuka di ruang publik, ada yang pamer bicara secara terbuka yang,– baik dari tutur katanya maupun bahasa tubuhnya,– seperti bertengkar dan malah bermusuhan.

Heran saya kenapa sekarang ini banyak yang pamer bicara bahwa kini kebebasan mengeluarkan pendapat dan kebebasan pers terancam dan dibatasi, padahal faktanya dia bisa bebas bicara sebebas-bebasnya di medsos dan di tv justeru karena (masih) adanya kebebasan mengeluarkan pendapat di negeri ini.

Heran saya bahwa sekarang ini sepertinya tidak ada kebebasan mengeluarkan pendapat justeru antara sesama warganegara sendiri, bahkan kadang-kadang dalam hal tertentu antara sesama Muslim sendiri.

Heran saya kenapa terhadap status atau tulisan seseorang di facebook (termasuk terhadap status saya) komen-komennya,– yang rata-rata singkat dan pendek, selalu terkesan sinis. Sering tidak nyambung. Katakanlah ‘asbun’.

Rata-rata yang bertutur kata yang mengherankan itu,– baik di tv maupun di medsos,– adalah kaum terpelajar. Rata-rata lulusan S 1. Rata-rata adalah warga NKRI, rata-rata mengakui bahwa dasar negaranya adalah Pancasila.

Page: 1 2

infogunungkidul

Recent Posts

Semangat Warga Lemahbang Wujudkan Jalan Aspal Sepanjang 200 Meter

GUNUNGKIDUL - SENIN PON, Semangat warga Padukuhan Lemahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul dalam kegiatan…

2 hari ago

Dampak Kemarau Mulai Dirasakan Sebagian Warga Gunungkidul, ORI Droping Air Bersih

SAPTOSARI – MINGGU PAHING, Dampak kekeringan akibat kemarau panjang mulai dirasakan oleh sebagian warga di…

3 hari ago

Darurat Gandir, Dalam Sehari Dua Gantung Diri Terjadi di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Dua warga di Kabupaten Gunungkidul dilaporkan meninggal dunia akibat gantung diri…

4 hari ago

Menolak Diajak Pulang Istri, Seorang Petani di Gunungkidul Gantung Diri di Gubuk

GUNUNGKIDUL – JUMAT KLIWON, Warga Dusun Nglaos, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul digegerkan dengan…

5 hari ago

Korsleting Saat Service Mesin, Satu Unit Mobil Sedan dan Garasi Hangus Terbakar

GUNUNGKIDUL - KAMIS PAHING, Satu unit kendaraan roda empat jenis sedan di Padukuhan Ngunut Tengah…

2 minggu ago

Sopir Baru Pertama Kali Melintas, Truk Bermuatan 9 Ton Gaplek Terguling di Bokong Semar

BANTUL - KAMIS PAHING, Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bermuatan sekitar sembilan ton gaplek mengalami…

2 minggu ago