OPINI

SECARA KUANTITATIF, JOKOWI KONSISTEN DENGAN JANJI POLITIK

WONOSARI-MINGGU PAHING-Menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari sisi kuantitas janji politik, adalah hal yang sangat sederhana. Dokumen kampanye, Jokowi menjanjikan Nawa Cita, sebagai jalan perubahan tersimpan rapih ddalam bentuk file PDF . Evaluasi tidak perlu ke mana-mana, pelaksanaan Nawa Cita selama Oktober 2015 hingga Oktober 2019 itulah yang musti dicermati.

Dua evaluasi yang harus dibedakan adalah: (1). Jokowi konsisten dengan janjinya atau tidak; (2). Tentang janji tersebut berapa yang berhasil dan berapa yang gagal.

Mencermati perkara pertama lebih mudah ketimbang persoalan kedua. Membuka dokumen kampanye, Jokowi terbilang cerdik, dalam merebut simpati pemilih. Dia masuk ke persoalan bangsa paling utama dengan mengutip Preambul UUD 1945.

Mei 2014, Jokowi menetapkan visi, misi dan program aksi. Dia bertekad membuat jalan perubahan untuk Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian.

Menyitir Pembukaan UUD 1945, Jokowi bertekad (1). Melindungi segenap bangsa Indonesia dan tanah tumpa darah; (2). Memajukan kesejahteraan umum; (3). Mencerdaskan kehidupan bangsa; dan (4). Ikut memelihara ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, keadilan sosial, dan perdamaian abadi.

Selama reformasi, Jokowi menengarai terjadi hal yang meprihatikan: (1). Kewibawaan negara merosot; (2). Sendi perekonomian nasional melemah; dan (3). Terjadi intoleransi dan krisis kepribadian.

Bertolak dari indikator yang dicurigai, mulai 2015 higga 2019 Jokowi menetapkan 9 prioritas yang dia kelompokkan dalam tiga tema besar.

Pertama, menghadirkan negara dalam setiap persoalan bangsa; Kedua, menciptakan kemandirian yang mensejahterakan, dan Ketiga, melakukan revolusi mental.

Tiga tema besar itulah yang dia promosikan sebagai Nawa Cita, yang secara detail dibagi menjadi 51 sub Nawa Cita. Limapuluh satu janji politik tersebut dikerjakan atau tidak, hingga awal 2018, jawabannya positif: dilakukan.

Soal berhasil atau tidak, ini butuh percermatan serta analisa lapangan yang memadai. (Bambang Wahyu Widayadi)

infogunungkidul

Recent Posts

Smart Batik Indonesia Kembangkan Ekosistem Batik Sawit di Yogyakarta

YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…

2 hari ago

Dugaan Malpraktik RSUD Wonosari akan Dibawa ke-Majelis Disiplin Profesi

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…

3 hari ago

Veda Ega Pratama Pembalap Indonesia Asal Gunungkidul Mengukir Sejarah Besar

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…

3 hari ago

Kekeringan di Gunungkidul, UPZ UP45 Salurkan Puluhan Ribu Liter Air Bersih di Ngawen

GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…

4 hari ago

Puluhan Gambar Muncul, Berikut Hasil Lengkap Bukaan Cupu Kyai Panjala

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…

7 hari ago

Hari Jadi ke-196, Bupati – Wakil Bupati Gunungkidul Kian Memanas

GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…

1 minggu ago