PERISTIWA

Sejumlah Remaja Diduga Akan Perang Sarung Berhasil Diamankan Polisi

KARANGMOJO – SABTU WAGE | Diduga akan melakukan perang sarung sejumlah remaja diamankan jajaran Anggota Polsek Karangmojo, Sabtu (08/03/2025) pukul 02.30 WIB.

Kapolsek Karangmojo AKP. Anang Prastawa, S.H., dalam keterangan tertulisnya kepada Infogunungkidul menjelaskan, sekitar pukul 02.15 WIB di Padukuhan Karanglor, Kalurahan Bejiharjo, ada warga yang mengetahui banyak remaja sedang berkumpul dan mencurigai kegiatan tersebut akan melakukan perang sarung.

Mengetahui adanya gelagat tidak baik, oleh warga setempat sejumlah remaja tersebut diamankan serta dilaporkan ke Polsek Karangmojo.

Setelah mendapat laporan warga, Anggota Polsek Karangmojo bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pengecekan dan pendataan sejumlah remaja yang diindikasikan akan perang sarung.

“Hal tersebut segera kita mediasi dengan keluarga dari para remaja dan selanjutnya diselesaiakan dengan memberi himbauan serta edukasi kepada anak berikut orang tuanya. Kita tegas memberi teguran untuk tidak mengulangi berkumpul pada waktu dini hari,” jelas Anang Prastawa.

Lebih lanjut disampaikan Kapolsek, berdasar hasil pemeriksaan HP para remaja tersebut diketahui, mereka berencana akan melakukan perang sarung dengan anak-anak wilayah Kalurahan Ngawis.

Namun demikian setelah dilakukan penelusuran dan pengecekan oleh Anggota Polsek Karangmojo, di wilayah Kalurahan Ngawis tidak terdapat anak-anak yang sedang berkumpul.

“Anak-anak remaja tersebut kita ijinkan pulang kembali ke rumah masing-masing bersama dengan orang tuanya pada pukul 04.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dan luka dari para pelaku. Selain itu,
hasil pemeriksaan secara fisik tidak diketemukan Sajam ataupun batu,” terang Anang.

Selain itu, Kapolsek Karangmojo juga menghimbau kepada para orang tua agar melakukan pengawasan terhadap putra putrinya terlebih apabila sampai larut malam mereka tidak ada di rumah.

“Bulan Ramadhan akan lebih bermanfaat dan bermakna bila diisi dengan kegiatan positif. Perang sarung atau hal lain berbahu kekerasan jelas sangat merugikan dan bisa tersandung ke perkara hukum,” pungkas Anang Prastawa. (Agus SW)

infogunungkidul

Recent Posts

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

3 hari ago

KKN IPB Kenalkan Program Tani Hayati di Gunungkidul

WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…

4 hari ago

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

1 minggu ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

1 minggu ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

1 minggu ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

1 minggu ago