SEKILAS SEJARAH DAN PASANG SURUT PERGANTIAN KETUA DPC PDI / PDIP GUNUNGKIDUL

1615

WONOSARI, (Senin Pon)-DPC PDI / PDIP Gunungkidul berdasarkan catatan, sejak berdiri 10 Januari 1973, telah berganti ketua, sebanyak lima kali. Parpol berlambang kepala banteng ini dalam hal pergantian ketua tidak lepas dari konflik.

Hardjono WD mengendalikan DPC PDI Gunungkidul cukup lama. Dia sempat menjadi anggota DPRD Gunungkidul 3 periode. Tetapi kekuasaannya rontok setelah dia didongkel karena terbukti berpihak ke PDI Suryadi, bentukan Orde Baru.

Berikutnya, Ibnu Santoso (Benu) menggantikan Hardjono, selama satu periode, menyusul ontran-ontran 27 Juli 1993. Tahun 1996 PDI berubah menjadi PDIP, Benu berpindah ke Partai Merdeka.

Tampilah Ratno Pintoyo dipercaya memimpin DPC PDIP Gunungkidul selama dua periode. Disayangkan, periode dua tidak rampung.

Diakui ataupun tidak, tahun 2012, Ratno Pintoyo tersandung hukum bersama sejumlah anggota DPRD yang lain, ada kesan PDIP Gunungkidul terpuruk.

Komadan Banteng Megawati Soekarno Putri tidak mau kehilangan muka. Budi Oetama Prasetya (BOP) ditunjuk sebagai caretaker Ketua DPC PDIP melanjutkan kepemimpinan Ratno Pintoyo, hingga tahun 2014.

Sebenarnya, BOP masih bersedia untuk memimpin DPC PDIP Gunungkidul, tetapi DPP berkenhendak lain. Endah Subekti Kuntariningsih, Banteng perempuan berpenampilan tomboy, yang pernah duduk di meja legeslatif ini memperoleh mandat dari DPP PDIP menggantikan BOP.

Di bawah kepemimpinan Endah Subekti Kuntariningsih, PDIP Gunungkidul mengalami dinamika dan kejutan-kejutan yang luar biasa. Bambang Wahyu Widayadi




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.