Seniman Gunungkidul Butuh Ruang dan Suntikan Keterampilan

112

WONOSARI – Kamis Pon | Empatbelas (14) seniman Gunungkidul secara khusus  minta bertatap muka dengan  pimpinan DPRD.

Mereka ditemui di ruang rapat paripurna oleh Ketua Dewan, Endah Subekti Kuntariningsih, SE, Selasa siang, (09/10/19).

VIDEO SENI BUDAYA :

Sejauh pengamatan media, tiga pimpinan DPRD yang lain, Suharno, Wiwik Widiastuti dan Heri Nugroho tidak hadir. Endah Subekti Kuntariningsih didampingi Sekretaris DPRD Agus Hartadi.

Inti audiensi, para seniman hadir di gedung Dewan tidak mengatasnamakan kelompok. Mereka, yang terdiri dari seniman teater, tari, dan lukis, secara individual  mengutarakan kebutuhan mendasar yang dinilai kurang memperoleh perhatian pemerintah.

“Kami butuh ruang, tidak sebatas berupa gedung, tetapi juga kesempatan berkiprah dan tambahan ilmu, guna mewarnai kebudayaan Bumi Handayani,” ujar Lukas Arintoko, seniman teater, kepada media, usai berdialog dengan Ketua DPRD Gunungkidul.

Warga Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari ini memaparkan secara rinci, bawa para seniman memerlukan informasi rutin yang berkaitan dengan agenda kebudayaan yang diprogram oleh Organisasi Pemerintah yang membidangi.

“Dengan mengetahui jadwal tahunan  secara detail, kami bisa berpartisipasi dalam kegiatan yang direncanakan Dinas yang memang menangani seni dan budaya,” terang Arintoko.

Di samping itu, lanjut dia, seniman juga butuh tambahan ilmu. Sebut saja seni tari dan seni lukis. Workshop untuk kepentingan menambah teori, keterampilan dan pengalaman, menurut Arintoko, sangat penting.

Tambahan ilmu tersebut sangat ditunggu, tetapi masih minim. Arintoko  tidak mengingkari, bahwa Dinas Kebudayaan Gunungkidul beberapa bulan lalu pernah membuka kesempatan latihan penulisan naskah teater. (Bambang Wahyu Widayadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.