EKONOMI

Sepi Peminat Akibat Pandemi, Pengrajin Ogoh-Ogoh Lebaran Terancam Gulung Tikar

PLAYEN-SENIN PAHING | Dampak penyebaran virus corona atau Covid-19 telah dirasakan oleh para pengrajin ogoh-ogoh di Gunungkidul. Sejak pandemi, hingga kini tidak ada satupun ogoh-ogoh yang dipesan.

Jumiyo seorang pengrajin ogoh-ogoh, warga Desa Gading, Kecamatan Playen mengungkapkan, bahwa dirinya hanya bisa pasrah menghadapi dampak ekonomi dari penyebaran virus corona, padahal biasanya jika menjelang lebaran kerajinan ogoh-ogoh ramai dipesan oleh para peserta pawai maupun takbir keliling.

Bagaimana tidak, ungakap Jumiyo, bahwa 60 ogoh-ogoh miliknya yang biasanya ramai dipesan menjelang lebaran kali ini tidak ada satu pun yang dipesan, padahal sebelum adanya pandemi ini setiap kali menjelang lebaran seluruh ogoh-ogohnya laris dipesan.

INFO HARI INI-KETABAHAN IBU SEBUAH PELAJARAN

“Kondisi ini sudah terjadi sejak 2 bulan terakhir, padahal menjelang lebaran tahun ini saya sudah memproduksi 60 unit ogoh-ogoh yang sudah saya siapkan sejak beberapa bulan lalu,” katanya, Minggu (10/06/2020) siang.

Ia mengaku, dalam satu pembuatan ogoh-ogoh dirinya menghabiskan dana sebesar Rp 1,5 juta hingga Rp 4 juta, tergantung dari ukuran serta kerumitan dalam pembuatan.

“Satu ogoh-ogoh ini disewa dengan biaya sebesar Rp.300 ribu hingga Rp 2 juta setiap perharinya,” kungkapya.

Ia menambahkan, untuk menekan dampak ekonomi virus corona, Jumiyo mengaku kini beralih profesi menjadi pedagang ikan di pasar setiap pagi hari.

Ia pun berharap kepada pemerintah bisa segera mengantisipasi dampak ekonomi yang diakibatkan oleh virus corona agar para pengrajin khususnya ogoh-ogoh yang sudah terlanjur mengeluarkan modal besar tidak terancam gulung tikar.

“Sudah terlanjur yaa mau bagaimana, dan pastinya saya juga merugi,” tandasnya. (Hery)

INFO HARI INI-KISAH WARGA RELAKAN RUMAHNYA UNTUK TEMPAT ISOLASI

infogunungkidul

Recent Posts

Kekeringan Akibat Kemarau Panjang di Gunungkidul Menjadi Perhatian Banyak Pihak

RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…

1 hari ago

KKN IPB Kenalkan Program Tani Hayati di Gunungkidul

WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…

2 hari ago

Polda DIY Raih Penghargaan 12 Satker Predikat Pelayanan Prima & Zona Integritas

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua…

1 minggu ago

Kakek 70 Tahun Gantung Diri di Pohon Jambu Mete

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Pagi buta,  M (76) seorang kakek warga Padukuhan Tonggor, Kalurahan Pacarejo,…

1 minggu ago

Scoopy Tabrak Ambulan PMI, Satu Korban Dilarikan ke-RS

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan satu unit Mobil Ambulan…

1 minggu ago

Mobil Brimob Polda DIY Terserempet KA Bandara

YOGYAKARTA - KAMIS LEGI, KABID Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan membenarkan adanya kendaraan dinas…

1 minggu ago