PATUK-SABTU PAHING | Sri Widodo warga Padukuan Salaran, Kalurahan Ngoro-Oro, Kapanewon Patuk mengeluh sesak nafas mirip gejala Covid-19. Berikutnya, Sujiman suami pasien membatah, bukan sesak nafas. Belakangan dia mengaku bahwa istrinya terinfeksi Covid-19.
Bermula warga Padukuhan Salaran, Ngoro-Oro, Patuk, Gunungkidul menginformasikan, Sujiman suami Sriwidodo melapor ke Gugus Tugas Kalurahan Ngoro-Oro tidak direspon. Dibawa ke Puskesmas Patuk II pun kurang dipedulikan.
Pelaksana Tugas Harian Penewu Patuk Mohamad Setiyawan menyatakan, berdasarkan hasil konfirmasi Sri Widodo sudah dirujuk ke Rumah Sakit. Sementara didapat keterangan semua RS penuh,” tulis Mohamad Setyawan melalui aplikasi WhatsApp, (9-7-2021).
Dokter Puskesmas Patuk II, Jovita Desy Rahmawati tidak bersedia mengomentari peristiwa tersebut.
Sementara itu, Lurah Desa Ngoro-Oro menyatakan bahwa warga tidak tahu menahu soal teknik penangan pasien yang dilakukan Team PPKM Darurat.
“Pernyataan warga seperti itu tidak benar. Perlu diluruskan,” kata Sukasto, Lurah Ngoro-Oro.
Dalam keterangan tertulis Sujiman suami Sri Widodo membenarkan, bahwa istrinya dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil bak terbuka.
“Mobil tersebut yang memfasilitasi adalah pihak Padukuhan,” ucap Sujiman.
Menurut pengakuan Sujiman, istrinya telah membaik dan beristirahat di rumah.
“Dokter Sulis dari Puskesmas Patuk II telah memeriksa. Istri saya dinyatakan terkena Covid-19,” pungkas Sujiman. (Bambang Wahyu)






