WONOSARI, SENIN KLIWON – Inspektur Upacara Peringatan Hari Guru Nasional ke 73, Dr. Drs Immawan Wahyudi, MH, menyampaikan, untuk memperluas akses, pemerataan mutu, dan percepatan terwujudnya guru profesional, tahun depan Kemendikbud akan menerapkan Kebijakan Sistem Zonasi.
Kebijakan itu diharapkan bisa mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di seluruh tanah air.
Immawan pun kemudian mempertegas tiga ciri guru profesional. Pertama, guru profesional adalah guru yang memenuhi kompetensi dan keahlian inti sebagai pendidik. Dia agen perubahan zaman sanggup menghadirkan pembelajaran abad XXI, yaitu menyiapkan peserta didik untuk memiliki keterampilan berpikir kritis, kreatif, inovatif, komunikatif, dan mampu berkolaborasi. Hal tersebut tentu tidak akan dapat diwujudkan jika para guru berhenti belajar dan mandek mengembangkan diri.
Kedua, guru profesional mampu membangun kesejawatan. Bersama rekan sekerja guru terus belajar, mengembangkan diri, dan meningkatkan kecakapan untuk mengikuti laju perubahan zaman. Bersama teman sejawat pula guru terus merawat mungubah dan menguatkan posisi profesinya.
Ketiga, guru profesional adalah guru yang mampu merawat jiwa sosial. Para guru Indonesia adalah para pejuang pendidikan yang menjalankan peran, tugas, dan tanggung jawab mulia.
“Guru Indonesia berada di garda depan dalam pencerdasan kehidupan bangsa,” pungkasnya. (Joko)
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…