WONOSARI, Sabtu Legi–Siswa yang rumahnya hanyut atau teredam air dipastikan bermasalah. Setidaknya masalah buku dan seragam. Hal ini harus memperoleh perhatian khusus dari Disdikpora Gunungkidul.
Hal di atas dikemukakan Heri Nugroho, anggota DPRD Gunungkidul. Dia mengusulkan agar Disdikpora membuat surat edaran ke sekolah. Intinya Sekolah tidak kaku menerapkan disiplin dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) harus berseragam.
“Yang penting, proses KBM berjalan baik dan lancar,” saran Politisi Golkar (2/12).
Sebagian besar warga Gunungkidul mendukung saran yang digelindingkan anggota Komisi D DPRD Gunungkidul tersebut.
“Betul Pak Heri apa lagi saat ini masa-masa UAS/PAS. Jangan sampai anak-anak tidak ikut hanya karena tidak punya seragam,” timpal Siti Nurjanah, warga Kecamatan Rongkop.
Menghitung pasti jumlah siswa yang seragamnya raib ditelan banjir Heri Nugroho mengaku belum mengantongi data. Hal tersebut, menurutnya bisa dirunut dari laporan cepat yang dibuat oleh masing kepala desa.
“Atau, untuk sementara, data bisa digali di Pusdalop BPBD Gunungkidul, yang membuka Posko di BSP,” tegas Heri.
Dihubungi terpisah, terkait usulan Komisi D, Bahron Rosyid, Kadisdikpora Gunungkidul belum merespon. Dihubungi via telepon, terkendala signal.
Reporter: Agung Sedayu
GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…
GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…
GUNUNGKIDUL - JUM'AT LEGI, Ritual adat pembukaan Cupu Kyai Panjala di Padukuhan Mendak, Kalurahan Girisekar,…
YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…
YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…
BANTUL - KAMIS WAGE, POLISI mengungkap kasus dugaan penggelapan sejumlah barang milik sebuah toko grosir…