PEMKAB GUNUNGKIDUL

Syarat Rapid Antigen Ditiadakan, Wisatawan Cukup Cek Suhu

TANJUNGSARI-SELASA PAHING | Instruksi Bupati Gunungkidul soal PSTKM tahap kedua resmi diberlakukan mulai Senin (26/01/2021). Sejumlah perubahan pun dilakukan pada instruksi terbaru tersebut.

Bupati Gunungkidul Badingah S.sos memutuskan meniadakan syarat Rapid Antigen Test bagi wisatawan. Aturan itu kini sudah tak tercantum lagi di Instruksi terbaru.

“Jadi bagi wisatawan asal luar DIY tak perlu lagi membawa hasil Rapid Antigen jika akan berwisata di Gunungkidul,” katanya siang tadi.

Badingah menjelaskan, kebijakan itu diambil setelah melihat dampaknya pada sektor pariwisata. Sebab kondisi ekonomi para pelaku usaha wisata terpukul dengan adanya syarat tersebut. Meski ditiadakan, ia memastikan kondisi kesehatan pengunjung dari luar DIY tetap dicek. Antara lain dengan pemeriksaan suhu tubuh serta pendataan saat tiba di pintu retribusi wisata, khususnya kawasan pantai.

“Screening (pemeriksaan) dasar tetap dilakukan oleh petugas di pos retribusi,” ujar Badingah.

Terpukulnya sektor pariwisata akibat syarat tersebut diungkapkan oleh Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi. Ia mengaku menerima laporan dari banyak pihak atas dampak yang timbul.

Kawasan pantai paling terpukul lantaran destinasi ini jadi primadona di Gunungkidul. Jika saat Uji Coba Terbatas bisa sampai 3 ribu pengunjung, sejak PSTKM angkanya anjlok jadi kurang dari 700 pengunjung.

“Mereka menyebut penurunannya sampai 80 persen, yang berdampak pada penghasilan juga,” kata Immawan.

Lantaran temuan tersebut, ia lantas mengajukan usulan ke Badingah agar syarat Rapid Antigen Test ditiadakan. Usulan itu disampaikan sebelum Instruksi terbaru terbit. Menurut Immawan, pelaku wisata merasa protokol kesehatan (prokes) yang ketat sudah cukup sebagai antisipasi. Penerapan itu sudah dilakukan sejak pelaksanaan Uji Coba Terbatas.

“Berdasarkan pengamatan, mereka sudah memberlakukan prokes dengan baik. Sampai saat ini juga belum ada kluster kasus dari sektor wisata,” ujarnya. (Heri)

infogunungkidul

Recent Posts

Pria asal Semanu Tewas Tertemper Kereta Api

SLEMAN - KAMIS LEGI, SEORANG pria tewas akibat tertemper kereta api di jalur KA KM…

18 jam ago

Polda DIY Larang Seluruh Personel Gunakan Vape

YOGYAKARTA – SELASA WAGE, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta melarang seluruh personelnya menggunakan rokok Elektrik atau…

3 hari ago

Truk Hino Terguling di Tikungan Bokong Semar, Sopir Luka Memar

BANTUL - SENIN PON, KECELAKAAN tunggal yang melibatkan sebuah truk Hino bernomor polisi H-8168-OH terjadi…

4 hari ago

Kapolresta Sleman Bantah Bagi-bagi Uang Rp50 Ribu dalam Bazar di Maguwoharjo

SLEMAN - SABTU LEGI, KAPOLRESTA Sleman, Polda DIY AKBP Dhimas Prasetyo membantah adanya informasi yang…

6 hari ago

Ribuan Mahasiswa UGM Wisuda Pascasarjana Tahun Akademik 2026/2027

YOGYAKARTA - SABTU LEGI, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda Program Pascasarjana Periode I Tahun…

6 hari ago

Kapolda DIY Imbau Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi

YOGYAKARTA - JUM'AT KLIWON, Kepolisian Daerah (Polda) DI. Yogyakarta menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak…

1 minggu ago