Tahun 2022 Ekonomi Gunungkidul Tumbuh 5,37% Dipandang ‘Sebelah Mata’

1316

 

GUNUNGKIDUL- KAMIS PAHING | Badan Pusat Statistik Gunungkidul menyajikan data, tahun 2022 Pertumbuhan Ekonomi sebesar 5,37 persen. Ada kenaikan dibandingkan tahun 2011 sebesar 5,29 persen. Apakah benar Itu bagian dari prestasi Bupati Sunaryanta bersama Heri Susanto?

Dr. Supriyadi, warga Petir, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul menyatakan belum bisa dinilai, sebagai karya Bupati Sunaryanta.

“BPS bekerja berdasarkan siklus, sensus ekonomi, sensus pertanian, dan yang lain. Survei yang dilakukan BPS 2021 itu Sunaryanta memimpin di awal 2021. Belum bisa di ukur. Karena sibuk rotasi pejabat. Menurut pengamatan saya belum bisa dipotret baik positif atau negatif sebagai karya beliau. Namun demikian kalau mau diklaim hasil kepemimpinan beliau ya mangga. Parameternya defakto apa de-jure,” tulis Dr. Supriyadi menanggapi via WhatsApp, 15-6-2023.

Bupati lama, Hj. Badingah, S.Sos berbeda Pandangan.

Dia mengakui angka pertumbuhan ekonomi Gunung kidul 2022 cukup mengesankan. Badingah berharap, ke depan pertumbuhan ekonomi Gunungkidul semakin baik.

“Semoga berujung pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Badingah kepada rombongan anjangsana yang dipimpin Wakil Bupati Heri Susanto, Mei silam.

Pun Slamet SPD. MM. melihat seperti Badingah.

Bupati Sunaryanta sangat berperan terhadap tingginya pertumbuhan ekonomi Gunungkidul tahun 2022, sebesar 5.37 persen.

Kebijakan PPKM yang dilakukan Bupati Sunaryanta berupa pelonggaran untuk tidak menutup tempat wisata, banyak mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Gunungkidul didominasi sektor pariwisata.

“Kunjungan wisata meningkat manakala pembatasan dilonggarkan,” ujar Slamet.

Pariwisata menyumbang 3,34 persen pada PDRB Gunungkidul. Pertumbuhan paling tinggi terjadi pada 2021.

Sektor pariwisata, mampu mendongkrak PDRB Gunungkidul hingga 18,37 persen, disusul sektor informasi dan komunikasi yang bertumbuh di angka 16,87 persen.

(Red)

(Redaksi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.