WONOSARI, Jumat Pon – Pemerintah Indonesia, di tangan siapa pun belum ada sejarah menang bertarung melawan iblis berwajah manusia. Agustus 2017 bersamaan dengn ultah kemerdekaan ke 72, empat tersangka korupsi di-OTT KPK.
OTT pertama dilakukan KPK pada 2 Agustus di Pamekasan, Jawa Timur. Operasi yang dilakukan KPK berkaitan dengan kasus dugaan suap penanganan korupsi dana desa di Pamekasan. Dalam kasus tersebut, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka.
Seperti ditulis kompas.com, mereka adalah Bupati Pamekasan Achmad Syafii, Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan Rudi Indra Prasetya, Kepala Inspektorat Kabupaten Pamekasan Sucipto Utomo, Kepala Desa Dasuk Agus Mulyadi, dan Kepala Bagian Administrasi Inspektorat Kabupaten Pamekasan Noer Solehhoddin.
OTT kedua menjerat Tarmizi, Panitera Pengganti pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Senin (21/8/2017).
Selain Tarmizi, KPK menetapkan dua orang lainnya sebagai tersangka yakni Direktur Utama PT Aquamarine Divindo Inspection Yunus Nafik dan pengacara bernama Akhmad Zaini.
Tiga hari setelah OTT Panitera Pengganti pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Tarmizi, KPK kembali melakukan OTTterhadap Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Kementerian Perhubungan, Antonius Tonny Budiono.
Tonny terjaring OTT KPK karena diduga menerima suap dari Komisaris PT Adhi Guna Keruktama, Adiputra Kurniawan.
Suap tersebut, tulis kompas.com, diduga terkait proyek pengerjaan pengerukan Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang.
OTT keempat KPK menangkap Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno, Selasa (29/8/2017).
Jokowi, sejak kampanye Pilpres telah mendeklarasikan, bahwa pembangunan karakter bangsa dilakukan dengan cara revolusi mental.
Jokowi dengan semboyan kerja keras, menghadapi gelombang materialisme di kalangan birokrasi tidak membuahkan hasil seperti direncanakan.
Agustus, yang mestinya negara ini merenung, malah disuguhi OTT yang spektakuler, menyusul bulan September, pejabat perpajakan juga ditelikung KPK.
Indonesia, siapa pun presidennya ditengarai tidak akan sanggup melawan iblis berwajah manusia, sepanjang cara berfikirnya materialistik.
Bambang Wahyu Widayadi
Tulisan di atas adalah opini. Oleh sebab itu penanggungjawab isi keseluruhan bukan pada Redaksi, melainkan pada penulis.
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…
GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…