PEMKAB GUNUNGKIDUL

Terima Jenazah Luar Wilayah, Dimakamkan dengan Standar Covid-19

WONOSARI – RABU PON | Beberapa hari terkahir Kabupaten Gunungkidul mendapat kiriman jenazah. Jenazah tersebut warga asli Gunungkidul yang tinggal di luar wilayah, bahkan di zona merah (Jawa Barat). Dalam penanganannya relawan menggunakan protokal pemakaman standar Covid-19, hal itu merupakan langkah antisipasi sekalipun jenazah tidak terpapar Covid-19.

Ketua Gugus Penanganan Covid-19, Immawan Wahyudi mengatakan, sejumlah relawan yang telah membantu pemakaman tersebut juga telah menjalani seluruh prosedur yang ada. Apa yang dilakukannya dan bagaimana tata cara yang harus dilakukan.

INFO HARI INI-TESTIMONI: MINUM RAMUAN HERBAL, PASIEN POSITIF KORONA 36 JAM KEMUDIAN NEGATIF

Disamping itu, lanjut Immawan, para relawan yang telah membantu pemakaman kesehatannya telah terjaga, hingga sampai saat ini mereka dalam keadaan baik dan kesehatannya tidak terganggu.

“Para relawan tidak ada keluhan kesehatan, meski tidak ada pasien positif yang meninggal, namun jenazah juga tetap dimakamkan sesuai standart Covid-19. Relawan pun ketika meninggalkan permakaman sebelumnya disemprot terlebih dahulu, begitu juga datang ke Posko akan disemprot, juga mobil ambulancenya,” jelas Imawan, saat Jumpa Pers di Rumah Dinas Bupati, Rabu (22/04/2020).

Terpisah, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari Heru Sulistiyowati menjelaskan, bahwa tenaga medis yang berada di RSUD Wonosari saa ini berjumlah 39 dokter, meskipun saat ini mereka berjuang memerangi covid-19, tim medis kesehatannya tidak ada keluhan.

“Selalu kita jaga kasehatan tim medis, kami pun selalu melakukan test kesehatan terhadap perawat, dokter, petugas lab, dan juga clening service, mereka dalam kondisi baik. Test kesehatan meliputi test suhu tubuh terutama terhadap perawat dan dokter yang telah menangani pasien Covid-19, selain itu dilakukan pula rapid test dan hasilnya negatif,” jelasnya.

Terkait limbah RSUD Wonosari, Lanjut Heru Sulistyowati, RSUD Wonosari telah bekerja sama dengan transforter B3. Pihaknya telah menerapkan pengolah limbah B3 yang terbagi menjadi dua.

“Bahan yang beracun dan berbahaya kita pisahkan, ini semua sudah melalui prosedur,” pungkasnya. (Hery)

NFO HARI INI-RATUSAN WISATAWAN DILARANG MASUK PANTAI SELATAN GUNUNGKIDUL

infogunungkidul

Recent Posts

Polres Gunungkidul akan Usut Tuntas Kasus Dugaan Penganiayaan Brutal Terhadap Seorang Remaja di Wonosari

GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang tergolong brutal bahkan sadis terhadap…

3 hari ago

Remaja di Gunungkidul Dikeroyok, Disiram Miras, Luka Dilumuri Garam

WONOSARI – RABU KLIWON, Seorang remaja di Gunungkidul, menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan brutal oleh…

4 hari ago

Kliwon Ditemukan Selamat di Hutan Sanglor

GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI , SEORANG Lansia berhasil ditemukan tim SAR Gabungan dengan selamat setelah…

1 minggu ago

Seorang Pria ODGJ Ditemukan Gantung Diri

GUNUNGKIDUL — RABU PON, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) warga Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten…

2 minggu ago

Kecelakaan Beruntun, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

GUNUNGKIDUL – SELASA KLIWON, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan dua sepeda…

3 minggu ago

Melintas di Bokong Semar, Truk Tronton Terguling

BANTUL - SENIN PAHING, Sebuah truk tronton terguling di Jalan Wonosari kawasan tikungan Bokong Semar,…

4 minggu ago