Terlibat Penipuan, Warga Gunungkidul Diamankan Polisi Sektor Sleman

430

SLEMAN-SENIN LEGI | Lantaran terlibat kasus penipuan dan penggelapan pasangan kekasih berinisial DS (21) warga Padukuhan Ngelo, Kelurahan Monggol, Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, bersama kekasihnya yakni DVD (17) warga Sumber Gamol, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, ditangkap petugas Kepolisian Sektor Sleman, pada Kamis (21/01/2021) lalu.

Kapolsek Sleman, Kompol Irwantoro melalui Kanit Reskrim Iptu Eko Haryanto mengatakan, bahwa kedua tersangka ditangkap pada pukul 21.00 WIB, di wilayah Kampung Badran, Kelurahan Bumijo, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta.

Polisi menangkap tersangka usai adanya laporan korban atas nama Duta Adi Saputra (18) warga Srumbung, Magelang, Jawa Tengah.

“Korban melapor pada Rabu, (20/01/2021), sehingga kami langsung melakukan penyelidikan,” jelasnya Senin, (25/01/2021) siang.

Setelah melakukan pengintaian, kedua tersangka langsung diamankan oleh petugas pada Sabtu (23/01/2021) lalu.

Selain menangkap para tersangka, ditambahkan Eko, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 buah sepeda BMX, 1 buah celana jeans warna hitam, 1 buah celana treaning warna abu-abu, handphone samsung A2 Cor dan 1 buah sepeda motor Suzuki FU nomor polisi AB 2195 SI.

“Atas perbuatannya, tersangka terancam Pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara, tutup Eko.

Diketahui, kasus tersebut terjadi pada Sabtu, (02/01/2021) pukul 22.15 WIB. Bermula saat korban bersama teman korban yakni Micho, warga Magelang, datang ke lapangan Denggung, Sleman, dengan mengendarai sepeda motor KLX untuk bertemu dengan seseorang yang dikenal melalui akun Facebook ‘Dinasti’.

Seseorang tersebut telah mengaku bernama Yunda. Setelah beberapa saat menunggu, korban didatangi oleh tersangka DS mengaku sebagai kakak Yunda.

Tersangka DS menyampaikan bahwa pemilik akun yang bernama Yunda tersebut tidak bisa datang sehingga DS diminta untuk menjemput untuk menemui pemilik akun. Korban yang percaya kemudian berboncengan dengan tersangka DC menggunakan sepeda motor miliknya.

“Saat di perjalanan, tepatnya di halte bus Denggung, tepatnya di Dusun Denggung, Kalurahan Tridadi, Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman, tersangka ini meminta korban untuk berhenti guna membeli minum, korban disuruh menunggu. Tersangka pu kemudian meminjam sepeda motornya untuk membeli minuman, akan tetapi korban ditinggal oleh tersangka di lokasi kejadian,” ujar Eko.

Lebih lanjut Eko menambahkan, bahwa modus yang digunakan tersangka DS ini yakni dengan membuat akun facebook ‘Dinasti’ dengan foto cantik dan mengaku bernama Yunda. Hingga korban tertarik untuk berkenalan.

Setelah berhasil membawa sepeda motor milik korban, tersangka DS kemudian menjualnya di media sosial. Hasil penjualan sepeda motor milik korban digunakan untuk membeli 1 buah sepeda motor Suzuki FU nomor polisi AB 2195 SI dan 2 buah sepeda BMX. Adapun peran DVD adalah pemilik akun Facebook, namun dikendalikan oleh pacarnya DS. (Heri)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.