NGLIPAR-JUMAT LEGI | Dikabarkan hilang sejak kamis malam, Waliyem (75) lansia warga Padukuhan Ngunut Jeruk Legi 04/05, Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan korban berjarak 2 (dua) kilo meter dari lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Supar Sarwo saksi peristiwa di lokasi penemuan jasad korban menceritakan, pertama kali Waliyem ditemukan oleh Suwandi dan anaknya Yuli, warga Padukuhan Tengklik Kapanewon Katongan pada sekitar pukul 15.30 WIB.
“Posisi jasad korban tersangkut di pohon Glagah di Sungai Oya Padukuhan Klegung (Sawangan), berjarak dari lokasi kejadian sekitar 2 kilo meter. Kemungkinan besar korban ikut terseret arus sungai,” terang Supar.
Lebih lanjut, Supar menyampikan, saat ini jasad korban telah berhasil dievakuasi oleh Tim SAR dan untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit guna dilakukan otopsi.
Sebelumnya, Waliyem dinyatakan hilang pada, Jumat, (06/11/2020), sekitar pukul 01.00 WIB, Waliyem tidak berada di kamarnya. Dicari oleh anaknya Damiyem dan Suparman.
Dalam pencarian tersebut, kedua anak korban mendapati jejak tongkat dan bekas kaki Waliyem menuju ke Sungai Oya. (Agus SW)












