PERISTIWA

Tiga Kapanewon Diterjang Angin, Nglipar Terparah

WONOSARI-JUMAT LEGI | Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Kamis (05/11/2020) sore, berdampak pada tiga Kapanewon di wilayah Kabupaten Gunungkidul.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Edy Basuki mengatakan, pihaknya menerjunkan setidaknya 20 personel untuk penanganan 3 wilayah terdampak yakni, Kapanewon Nglipar, Kapanewon Gedangsari, dan Kapanewon Karangmojo.

“Penanganan kami lakukan sejak pagi hari tadi,” kata Edy pada Jumat (06/11/2020) siang.

Ia menjelaskan penanganan yang dilakukan berupa pembersihan lingkungan terdampak. Personel BPBD Gunungkidul dibantu aparat TNI, POLRI, serta warga setempat.

Selain pembersihan lokasi, Edy menyampaikan pihaknya mengirimkan logistik permakanan ke seluruh wilayah tersebut. Menurutnya terdapat puluhan Kepala Keluarga (KK) terdampak, utama di Pedukuhan Kedungranti, Nglipar.

“Paling besar dampaknya di sana, ada sekitar 50 rumah rusak. Bantuan makanan sudah kami kirimkan pagi tadi juga,” ungkapnya.

Hinga saat ini, Edy belum bisa memastikan kerugian yang ditimbulkan akibat hujan angin tersebut. Sejauh ini, BPBD Kabupaten Gunungkidul sebatas menerima laporan mengenai berbagai tingkat kerusakan bangunan milik warga.

Meski demikian, ia sudah meminta pemerintah setempat untuk segera melakukan pendataan terperinci mengenai kerugian materi yang dialami oleh warga.

Pihaknya memastikan, bahwa kegiatan pembersihan masih berlangsung hingga saat ini.

“Kami sudah meminta laporan detail dari dampak kejadian ke Dukuh Kedungranti dan pihak kelurahan,” kata Edy.

Terpisah, Dukuh Kedungranti Tukiyarno merinci setidaknya 48 rumah rusak ringan dan satu rumah mengalami rusak berat.

Selain disebabkan angin kencang, Tukiyar berujar, bahwa kerusakan juga terjadi lantaran tertimpa pohon tumbang.

Ia menuturkan, kejadian angin kencang terjadi sekitar pukul 15.20 WIB dan berlangsung sekitar satu menit. Selain bangunan, pohon tumbang juga menutup akses jalan dan menimpa kabel listrik.

“Kami masih menginventaris tingkat kerusakan hingga estimasi kerugian yang dialami warga,” kata Tukiyarno.

Selain BPBD Gunungkidul, peristiwa angin kencang semalam juga membuat sejumlah pihak ikut bergerak memberikan bantuan. Salah satunya dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY.

Komandan Disaster Emergency Response (DER) ACT DIY, Leta menyampaikan, pihaknya menerjunkan relawan hingga bantuan logistik ke Kedungranti berupa beras, paket sembako, serta alat kebersihan diri sebanyak 20 paket.

“Kami juga menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5 tangki. Sebab pompa air warga tak berfungsi lantaran jaringan listrik padam,” kata Leta melalui keterangannya. (Hery)

 

infogunungkidul

Recent Posts

Smart Batik Indonesia Kembangkan Ekosistem Batik Sawit di Yogyakarta

YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…

2 hari ago

Dugaan Malpraktik RSUD Wonosari akan Dibawa ke-Majelis Disiplin Profesi

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…

3 hari ago

Veda Ega Pratama Pembalap Indonesia Asal Gunungkidul Mengukir Sejarah Besar

GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…

3 hari ago

Kekeringan di Gunungkidul, UPZ UP45 Salurkan Puluhan Ribu Liter Air Bersih di Ngawen

GUNUNGKIDUL— KAMIS PAHING, Di tengah persoalan kekeringan yang terus terjadi pada setiap tahun, kebutuhan air…

4 hari ago

Puluhan Gambar Muncul, Berikut Hasil Lengkap Bukaan Cupu Kyai Panjala

GUNUNGKIDUL - SELASA KLIWON. Upacara adat tradisi pembukaan Cupu Kyai Panjala dilaksankan pada hari ini,…

1 minggu ago

Hari Jadi ke-196, Bupati – Wakil Bupati Gunungkidul Kian Memanas

GUNUNGKIDUL - MINGGU PON, Beberapa agenda kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 terlaksana dengan…

1 minggu ago