Noppy menjelaskan, TMMD didanai dari tiga anggaran yaitu APBN Rp 337.900.000, 00, APBD Provinsi DIY Rp 125.000.000,00 dan APBD Kabupaten Gunungkidul Rp 600.000.000,00.
“Total dana Rp 1.062.000.000,- Sasaran kegiatan TMMD meliputi fisik dan non fisik,” ungkap Noppy.
Noppy menambahkan, sasaran fisik meliputi pembuatan cor rabat beton sepanjang 1.385 meter dengan lebar 2 x 1,5 meter x 0,10 meter. Pembuatan talud 660 meter, tinggi 1,5 meter, lebar 0,50 meter.
Selain itu, normalisasi jalan dan telford jalan 500 meter, lebar 4 meter, tinggi 0.25 meter. Cor rabat beton 500 meter, lebar 1,5 meter dan tinggi 0.10 meter. Pembuatan talud 240 meter, tinggi 1 meter, lebar 0,30 meter.
“Ada sasaran tambahan rehab pos Kamling 1 unit, lantainisasi Balai Padukuhan, Masjid dan MCK umum. Selain itu pembukaan jalan baru sepanjang 200 meter, lebar 4 meter. Pembuatan talud sepanjang 160 meter,” papar Noppy.
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…