Sementara itu kegiatan non fisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan dari Kodim 0730 Gunungkidul. Bahaya Narkoba dari BNK Kabupaten Gunungkidul dan Polres Gunungkidul. Pencegahan penyalahgunaan Media Sosial dari Kominfo. Pencegahan Paham Radikal dan Kamtibmas dari Polres Gunungkidul. Partisipasi dalam pembangunan dari DP3AKBPM&D Kabupaten Gunungkidul.
“Juga pembinaan Keluarga Berencana dan Kesehatan dari Poskes Kodim 0730 Gunungkidul. Ketrampilan wanita dan kerajinan oleh Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXXI Dim 0730 Gunungkidul,” jelas Dandim.
Menurut Dandim TMMD melibatkan berbagai pihak baik instansi pemerintah, swasta dan seluruh komponen masyarakat, sehingga sasaran yang direncanakan dapat tercapai sesuai target waktu.
Di tempat yang sama, Wagub DIY, Sri Paduka Paku Alam IX menyampaikan, TMMD merupakan salah satu wujud Operasi Bhakti TNI yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Kementerian, lembaga pemerintah non Kementerian dan Pemerintah Daerah serta komponen bangsa lainnya.
Diharapkan adanya program TMMD dapat mendorong akselerasi pembangunan di beberapa daerah tertinggal dan yang terkena bencana.
PENDIRI Ikatan Wartawan Online (IWO) akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) perdana pada tahun 2026. Dalam…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI, Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di Kabupaten Gunungkidul telah terlaksana, Sabtu (26/09/26).…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Polemik pembongkaran Mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul…
GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Geger persoalan pembongkaran mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, SEBANYAK 18 unit rumah dinas Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, Aipda S seorang oknum anggota polisi Polsek Kraton menjalani pemeriksaan Propram…