NGLIPAR-Selasa Kliwon | Sebagian warga Padukuhan Nglebak, Desa Katongan, Kecamatan Nglipar, Gunungkidul melestarikan adat nyadran dalam keyakinan ganda. Sesaji dan kenduri secara Hindu, ditutup dengan doa secara Islam.
Warga, yang sebagian besar perempuan, berkumpul di bawah pohon Bibisan, Jambu Alas, Kepil, Gayam, dan Nyamplung, membawa makanan untuk keperluan kenduri, menyongsong kirab budaya dalam rangka Bersih Dusun Rabu Legi, (10/7) besok.
Tradisi sesaji dilakukan di dua sumber mata air yang berbeda. Senin Wage di sumur Nglebeng, Selasa Kliwon 9/7 di Melikan.
Marto Taruno (90) bertindak sebagai yang dipercaya warga untuk membuka kunci panuwunan (permohonan: red). Dia membaca mantra berbahasa jawa sembari membakar kemenyan.
Warga menyerahkan abon-abon berupa sirih, gambir, susur tembakau, rokok, kemenyan dan uang Rp 5.000,00, dibungkus daun pisang untuk keperluan sesaji.
Page: 1 2
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…