Tugas Marto Taruno sebatas memfasilitasi permintaan sejumlah ibu-ibu yang menginginkan agar permohonan terkabul kepada eyang Tunungsari dan Trunodrono.
Sementara penutup doa untuk acara kenduri rasulan yang upacaranya diwujudkan dalam bentuk membagi-bagi nasi dan lauk pauk diserahkan kepada pemuka agama Islam.
Seorang ustad, sebelum memimpin doa, menjabarkan pengertian sedekah menurut ajaran Islam. Terakhir, sang ustad membaca kalimat toyibah.
Jumawan, Kepala Desa Katongan, melalui Kasi Kesra menyatakan, tradisi demikian itu merupakan peninggalan leluhur. Demi kerukunan hal tersebut, menurut Jumawan patut dilestarikan.
Bambang Wahyu Widayadi
Page: 1 2
JAKARTA-KAMIS PON, BERTEPATAN dengan 28 tahun jatuhnya Orde Baru, sebuah buku sejarah kolektif tentang gerakan…
GUNUNGKIDUL - MINGGU WAGE, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
SLEMAN - JUMAT PAHING, SEORANG pria asal Kabupaten Gunungkidul yang berdomisili di Kecamatan Seyegan, Sleman,…
GUNUNGKIDUL-RABU KLIWON, Dalam sepekan terakhir kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di wilayah hukum Polsek Nglipar.…
GUNUNGKIDUL – SABTU WAGE, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Perempatan…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, SEJUMLAH wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini diperkirakan…