Categories: PEMERINTAHAN

UMKM Gunungkidul Digiring Benahi Transaksi Keuangan

WONOSARI, Rabu Kliwon –  Kantor Pelayanan Pajak (KPP)  Pratama Wonosari bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Gunungkidul melatih pelaku UMKM. Fokus pelatihan pada pencatatan transaksi keuangan dengan sistem aplikasi keuangan SI APIK, Rabu, (6/12).

Kepala KPP Pratama Wonosari, Taufiq mengungkapkan, selama ini para pelaku UMKM di Gunungkidul sebagian besar masih lemah dalam hal administrasi.

Mereka hanya berfikir yang penting untung, tanpa mau tahu soal pembaharuan sistem untuk mendeteksi untung bersih, hutang dan berapa kekayaan.

Melalui Bisnis Development Services (BDS) melalui Pelatihan UMKM KPP Pratama mengajak para pelaku UMKM untuk menaikan kelas, baik dari segi omset maupun sistem pemasaran.

Selama ini, menurut Taufik, ruang gerak pelaku UMKM masih terbatas,

“Kini saatnya bagi mereka untuk bergerak tanpa batas, meningkatkan ruang gerak berskala nasional maupun internasional, ” jelas Taufiq.

Lebih lanjut Taufiq menjelaskan, BDS Pelatihan UMKM merupakan program pemberdayaan, pelayanan bagi pelaku UMKM. Dengan sistem aplikasi terbaru, pelaku usaha bisa menggunakan kecanggihan teknologi untuk memyempurnakan administrasi keuangan.

Semakin canggih sarana pemasaran maupun sistem administrasinya, diharapkan para pengusaha bisa lebih berkembang, maju dan mencapai omset yang maksimal.

“Meningkatnya omset dan majunya pelaku usaha, diharapkan kewajiban pajak dapat dipenuhi,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sih Supriyono, Kepala Bidang UMKM Dinas Koprasi dan UMKM Gunungkidul menyampaikan,  SI-APIK merupakan aplikasi yang diluncurkan dari Bank Indonesia.

Aplikasi tersebut sangat mudah, bisa didownload melalui playstore dan diakses melalui android.

“Cukup melalui handphone, para pelaku UMKM bisa membuat laporan administrasi keuangan,” jelas Supriyono.

Dengan adanya aplikasi ini, otomatis semua keuntungan, semua kekayaan, dan hutang dalam perusahaan bisa termonitor. Mereka dengan mudah bisa menghitung berapa pendapatan dalam satu bulan tanpa harus membuka catatan  manual.

“Di aplikasi inilah para pengusaha bisa memasarkan produk dengan mudah dan luas, “tambahnya.

Seiring dengan perkembangan teknologi, para pengusaha diharapkan bisa menggunakan kesempatan dengan baik dan maksimal. Red

infogunungkidul

Recent Posts

Diduga Rem Blong, Sepasang Lansia Terjun ke Selokan Sedalam 3 Meter

GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…

1 hari ago

Beat Vs Smash, Dua Pengendara Dilarikan Ke Rumah Sakit

NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…

2 hari ago

Indikasi Praktik Manipulasi TPR Baron, DPRD Minta Audit Menyeluruh

GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…

1 minggu ago

Lupa Matikan Kompor, dua Rumah Ludes Terbakar Berikut Perhiasan dan Uang Tunai

TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…

1 minggu ago

Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…

1 minggu ago

Kronologi Lengkap Penemuan Mayat Kering di Dalam Mobil Terparkir

YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…

1 minggu ago