PERISTIWA

Upaya Memenuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat, Penewu Patuk Laksanakan Perintah Bupati

PATUK-JUMAT WAGE | Sukses dalam pengentasan krisis air bersih di wilayah Kapanewon Gedangsari melalui program “mari wakaf mata air untuk menggantikan air mata”, Martono Imam Santoso, S.IP yang kini menjabat sebagai Panewu Kapanewon Patuk terus bergerak melaksanakan arahan Bupati Gunungkidul, H. Sunaryanta untuk mewujudkan pemenuhan kebutuhan dasar air bersih bagi warganya.

Program mari wakaf mata air untuk menggantikan air mata disambut baik oleh Lurah Patuk, Catur Wibowo.

Tekad untuk pengentasan kesulitan air bersih bagi masyarakat menjadi sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan dan haram apabila dirinya selaku Lurah Patuk membiarkan persoalan ini menjadi persoalan klasik yang tidak kunjung selesai.

Hal tersebut disampaikan oleh Catur Wibowo dalam acara peresmian dan tasyakuran Sistem Penyediaan Air Minum Perdesaan (Spamdes) Tirto Yuwono Padukukan Gluntung, Kalurahan Patuk, oleh Panewu Patuk, Martono Imam Santoso, Jumat, (24/12/2021) pagi.

Sebagai wujud nyata, Lurah Patuk dengan didukung Panewu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul serta warga masyarakat Padukuhan Gluntung, telah berhasil melakukan program perdana pengentasan kesulitan air bersih melalui pembangunan sumur bor dengan debit air 2,6 liter perdetik di Tahun Anggaran 2021 ini.

Pembangunan sumur bor tersebut bersumber dari Pemkab Gunungkidul, Dana Desa serta diimbangi swadaya masyarakat Padukuhan Gluntung, Kalurahan Patuk hingga menelan anggaran tidak kurang dari 400 juta rupiah.

Sebagai wujud syukur Catur Wibowo bersama ratusan warga Padukuhan Gluntung dan disaksikan Panewu Patuk atas selesainya pembangunan sumur bor, mereka menggelar acara makan bersama (kenduri ingkung) dan dilanjutkan kegiatan penanaman pohon konservasi di lokasi sumur serta beberapa tempat lain.

Dengan masa uji coba operasi selama dua bulan, Spamdes Tirto Yuwono terbukti saat ini manfaatnya telah nyata dirasakan oleh ratusan Kepala Keluarga (KK) warga Gluntung dan sekitarnya.

“Warga Gluntung kalau musim kemarau sangat sulit untuk mencari air bersih sehingga hal itu menjadi dasar pemikiran saya untuk mencarikan air, padahal di bawah tanah yang kita injak ada sumber air,” ungkap Catur Wibowo.

Lebih lanjut Lurah Patuk menjelaskan, adanya sumber air Spamdes Tirto Yuwono kini telah mampu diakses sebanyak 116 Sambungan Rumah (SR) di Padukuhan Gluntung dan sekitarnya dengan lancar.

“Dulu warga kami di Gluntung ini selalu droping air tangki dari Bantul bila musim kemarau tiba. Rata-rata per bulan tiap KK habis dua tangki seharga kurang lebih 260 ribu rupiah,” jelasnya.

Sementara itu, Martono Imam usai peresmian menyampaikan, pihaknya merasa bersyukur atas selesainya pembangunan sumur bor dan beroperasinya Spamdes Tirto Yuwono Padukuhan Gluntung, Kalurahan Patuk.

Martono menjelaskan, upaya bersama yang dilakukan Pemerintah Kalurahan dan Kapanewon dalam melayani masyarakat dengan menyediakan kebutuhan dasar berupa air bersih merupakan penjabaran arahan dan perintah dari Bupati Gunungkidul.

Martono berharap, untuk kalurahan lain di Kapanewon Patuk agar terus berupaya dan melakukan penyisiran terhadap wilayah-wilayah padukuhan yang setiap kemarau selalu mengalami kekurangan air bersih sehingga droping tangki air.

“Alhamdulillah hari ini dibarengi dengan penanaman pohon yang memiliki nilai ekologi konservasi. Artinya menjadi tanggungjawab semua agar tidak hanya generasi sekarang yang mendapatkan air tetapi juga generasi berikutnya,” jelas Martono Imam.

Diketahui, untuk wilayah Kapanewon Patuk krisis kekurangan air bersih di musim kemarau terjadi hanya dibeberapa titik padukuhan, sehingga hal tersebut menurut Martono dapat diintervensi melalui Dana Desa ataupun melalui inovasi Lurah mengandeng pihak ke tiga dalam penyediaan sumur bor sebagai sumber air. (Agus SW)

infogunungkidul

Recent Posts

Cuaca Yogya Hari Ini, Hujan Disertai Petir

YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, SEJUMLAH wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini diperkirakan…

22 jam ago

Pensiunan PNS Dinas Kesehatan, Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah

WONOSARI - KAMIS KLIWON | BDM (58) seorang lelaki pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Dinas…

1 minggu ago

Pulang Sekolah, Bocah SD Tewas Mengenaskan Setelah Tersambar Muatan Mobil Pick Up

GUNUNGKIDUL – KAMIS KLIWON | Kecelakaan tragis menimpa seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) di Jalan…

1 minggu ago

Ribuan SPPG Dilarang Beroperasi Sementara Waktu

GUNUNGKIDUL - KAMIS KLIWON Setidaknya 1.780 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilarang beroperasi untuk sementara…

1 minggu ago

Polisi Terbitkan DPO Pelaku Pengeroyokan Pelajar 16 Tahun

YOGYAKARTA - RABU PON | POLRES Bantul resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang atau (DPO) terhadap…

1 minggu ago

Diduga Rem Blong, Sepasang Lansia Terjun ke Selokan Sedalam 3 Meter

GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…

1 minggu ago