Usai Pilkades, Camat Lakukan Euforia Dianggap Aneh dan Tidak Lazim

1073

TANJUNGSARI – Selasa Kliwon | Di dalam Pilkades Desa Ngestirejo, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, 23 November 2019 tercium bau ketidakwajaran. Calon Kades yang kalah menaruh curiga, bahwa Camat tidak netral.

Indikasinya, Rahmadian, Camat Tanjungsari melakukan euforia dengan mempertontonkan  perasaan gembira secara berlebihan. Hal itu dianggap melukai perasaan para pendukung dua calon kades yang kalah.

Pasalnya, ekspresi euforia dilakukan hanya di Desa Ngestirejo, sementara pilkades dilaksanakankan di dua desa lain yakni Kemadang dan Banjarejo.

Video terbaru:

Euforia dilakukan setelah Wahyu Suhendri diumumkan sebagai pemenang dengan angka 1.670,  Hari Pranowo Ristianto kalah di angka 1.379, dan petahana Tomas Prabowowidiarto bertekuk lutut di angka 921.

“Camat Ramadian mempertotonkan adegan laiknya pemenang pilkades, dengan cara  dijunjung dielukan adalah melukai warga, baik pendukung saya maupun pendukung Pak Tomas Prabowowidiarto,” tutur Hari Pranowo Ristianto, (26/11/19).

Menurutnya, Perilaku Camat  Rahmadian yang  terekam dalam video amatir berdurasi 16 detik itu juga terdengar ucapan selamat.

“Ini maksudnya apa? Saya curiga, bahwa ada yang tidak beres di balik euforia tersebut,” ujar HP Ristianto.

Saat ini dia bersama teamnya sedang mengumpulkan data pendukung yang dijadikan sebagai bukti permulaan bahwa Ramadian tidak bersikap netral.

“Pengaduan segera saya kirim ke Bupati Gunungkidul, dalam hal ini Kepala DP3AKBPMD,” pungkasnya. (Bambang Wahyu Widayadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.