Utusan Kantor Staf Presiden Temukan Cahaya Surga di Gunungkidul

1893

PLAYEN-Rabu Pon | Dinas Kominfo dan Dinas Pariwisata Gunungkidul rujuk jumpa pers di GK-Steak. Dinas Kominfo menutup pendampingan smart city, sementara Dinas Pariwisata memaparkan program pelaksanaan pemilihan Dimas Diajeng tahun 2019.

Robertus Theodore Staf Kantor Presiden RI dalam kapasitas sebagai pendamping smart cyti menilai,  Pemda Gunungkidul cukup kreatif dalam mengembangkan program sumber daya manusia (SDM) menyongsong revolusi digital 4.0.

VIDEO TERBARU:

“Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan memiliki program  hebat, yang dalam hal ini berkorelasi dengan program nasional,” ujar Robertus Theodore, di ĺantai satu, GK-Steak, Siyono Wetan, Logandeng, Playen, Gunungkidul, (25/9/19).

Pendampingan smart cyti menuju Indonesia cerdas, demikian Roberto memambahkan, dimulai Juli 2019 dan berakhir Rabu 25 September.

“Hasilnya, di Gunungkidul kami sepertì menemukan cahaya surga,” ulasnya.

Mengapa Gunungkidul masuk nominasi smart cyti, menurut Roberto karena dua hal.

Pertama, Dinas Kesehatan memprioritaskan pencegahan nikah dini dan stunting melalui Ayunda Si Menik Makan Sega Cething. Kedua, Dinas Pendidikan bergerak ke arah Gunungkidul cerdas.

Di tempat yang sama, kepada awak media Bupati Badingah menyatakan, SDM pegang peran penting dalam menuju smart cyti.

Dalam jumpa pers yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Ir. Asti Wijayanti, MA memaparkan, bahwa 27 September 2019 dilaksanakan pemilihan Dimas Diajeng Gunungkidul. Grand final digelar di GOR Siyono tanggal 28 September malam. (Bambang Wahyu Widayadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.