Salah satu warga setempat menjelaskan, acara Unduh-unduh biasa dilaksanakan pasca ikan telaga Srilulut dilombakan untuk pemancingan. Tujuan dari acara tersebut menjalin silaturahim dan keakraban warga. Selain itu sebagai ciri khas Padukuhan Serpeng berbeda dengan wilayah lainnya.
“Unduh-unduh dalam konsep kami sebenarnya bisa dikemas sebagai ajang wisata, semoga tahun depan bisa lebih baik kemasannya,” ungkapnya, Senin, (24/06).
Lebih lanjut dia menyampaikan, telaga Srilulut luasannya kurang lebih 2 hektare lebih dan hanya mampu menampung air ketika musim penghujan. Memasuki kemarau air akan berkurang drastis hingga nanti telaga kering kerontang apabila kemarau panjang.
“Ketika telaga mulai terisi air, diinisiasi Karangtaruna Dusun menebar ragam benih ikan, ada wader, tawes, bawal dan lainnya setelah dirasa cukup ikan dipancingkan dan ini sisanya dilakukan unduh-unduh,” jelasnya.
GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…