NGLIPAR, Senin Pon-PKK Desa Katongan membuat minuman serta krupuk berbahan baku lidah buaya. Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi membantu berjualan (mempromosikan), karena makanan olahan ini dianggap khas, produk Desa Katongan.
Tanaman Aloe Vera alias lidah buaya, secara tak sengaja dirintis dan dikembangkan oleh ibu-ibu warga RT 06 RW 05, Dusun Jeruklegi, Desa Katongan, Kecamatan Nglipar.
Setahun terakhir, kegiatan ditingkatkan menjadi industri makanan olahan. Hasilnya menggembirkan, bermanfaat mendongkrak perekonomian kelompok.
“Lidah buaya, di samping banyak manfaat, juga memiliki nilai ekonomi lumayan tinggi,” kata Immawan Wahyudi setengah mempromosikan karya ibu-ibu, (30/10).
Wakil Bupati Gunungkidul mengapresiasi karya kelompok PKK. Mereka dinilai kreatif mengolah lidah buaya menjadi berbagai produk seperti minuman serta kerupuk lidah buaya.
Menurut Immawan, kelompok PKK memang perlu melakukan terobosan. Bahan yang semula terlihat sepele diubah menjadi khas dan istimewa.
“Pemberdayaan seperti ini perlu dikembangkan kemudian ditularkan ke desa-desa lain,” tandasnya.
Immawan, dalam peluncuran produk makanan olahan asal lidah buaya didampingi Kepala Dinas Pertanian Gunungkidul, serta Muspika Kecamatan Nglipar.
Reporter: W. Joko Narendro
GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…