NGLIPAR, Senin Pon-PKK Desa Katongan membuat minuman serta krupuk berbahan baku lidah buaya. Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi membantu berjualan (mempromosikan), karena makanan olahan ini dianggap khas, produk Desa Katongan.
Tanaman Aloe Vera alias lidah buaya, secara tak sengaja dirintis dan dikembangkan oleh ibu-ibu warga RT 06 RW 05, Dusun Jeruklegi, Desa Katongan, Kecamatan Nglipar.
Setahun terakhir, kegiatan ditingkatkan menjadi industri makanan olahan. Hasilnya menggembirkan, bermanfaat mendongkrak perekonomian kelompok.
“Lidah buaya, di samping banyak manfaat, juga memiliki nilai ekonomi lumayan tinggi,” kata Immawan Wahyudi setengah mempromosikan karya ibu-ibu, (30/10).
Wakil Bupati Gunungkidul mengapresiasi karya kelompok PKK. Mereka dinilai kreatif mengolah lidah buaya menjadi berbagai produk seperti minuman serta kerupuk lidah buaya.
Menurut Immawan, kelompok PKK memang perlu melakukan terobosan. Bahan yang semula terlihat sepele diubah menjadi khas dan istimewa.
“Pemberdayaan seperti ini perlu dikembangkan kemudian ditularkan ke desa-desa lain,” tandasnya.
Immawan, dalam peluncuran produk makanan olahan asal lidah buaya didampingi Kepala Dinas Pertanian Gunungkidul, serta Muspika Kecamatan Nglipar.
Reporter: W. Joko Narendro
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…