WONOSARI – JUM’AT LEGI | Wakil Bupati Gunungkidul, Dr. Drs. Immawan Wahyudi, MH, menyatakan, tradisi mudik Lebaran 1441 Hijriyah berbarengan dengan tahun 2020 merupakan perang atau jihat melawan kangen.
Menurutnya, yang di rantau rindu kampung halaman, yang di desa kangen terhadap kerabat yang di negeri orang.
“Saya paham betul rasa seperti itu,” ujar Wakil Bupati Gunungkidul Immawan di ruang kerjanya, (9/4/20).
Tetapi menurutnya, tahun 2020, bukan waktu yang tepat untuk melepas rindu dan kangen. Himbauan Sri Sultan HB X, bukan lagi sebatas ajakan.
“Itu perintah Gubernur yang perlu dilaksanakan seluruh elemen masyarakat, menahan keinginan tidak mudik untuk sementara waktu,” kata Immawan.
Mudik 2020, bahayanya lebih besar, dibanding manfaatnya. Wakil Bupati Gunungkidul oleh sebab itu meminta maaf kepada masyarakat.
“Kami Pemkab Gunungkidul tidak bisa berbuat lain kecuali mengajak IKG juga Korwilnya, IKARAGIL, para tokoh dan sesepuh untuk taat pada perintah Gubernur. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” tegas Immawan.
Menyinggung cadangan pangan di bulan Ramadhan, orang nomor dua di Bumi Handayani itu menyatakan aman. Gunungkidul menurutnya adalah bagian dari lumbung pangan DIY.
“Sampai saat ini, Gunungkidul 30% pensuplai pangan DIY. Tetapi untuk menggratiskan pagan kepada seluruh warga jelas tidak mungkin,” pungkasnya. (Bambang Wahyu Widayadi)
GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…