Warga Piyaman Dihebohkan dengan Pencurian Nisan Senilai Puluhan Juta Rupiah

2684

WONOSARI-KAMIS LEGI | Warga Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, dihebohkan oleh pencurian nisan tua milik tokoh masyarakat setempat bernama Merto Karyo. Tak tanggung-tanggung, nilai nisan makam yang dicuri senilai Rp 23 juta rupiah.

Hilangnya nisan makam tersebut diketahui oleh juru kunci yang hendak memasuki kawasan makam. Ia curiga karena lampu yang berada dimakam tiba tiba mati.

Setelah diperiksa, sang juru makam kaget lantaran nisan yang berada dikawasan tersebut hilang. Nisan yang dicuri merupakan nisan yang berbahan kayu jati kuno sehingga memiliki nilai ekonomi tinggi.

Diketahui, terdapat 13 buah pasang nisan jati tua yang hilang antara lain makam Merto Karyo yang semula terdapat 9 buah pasang dan nyonya Merto Karyo yang semula ada 8 kini hanya bersisa 2 unit saja.

“Sehingga total, nisan makam yang hilang mencapai 13 buah pasang atau 26 kayu jati kuno,” kata salah seorang warga sekitar, Sugito Kamis (11/03/2021) siang.

Menurutnya, kejadian pencurian nisan makam kayu jati kuno tersebut sudah terjadi kali kedua.

“Baru terjadi pada tahun 2021 ini,” ujarnya.

Sementara itu, pihak keluarga sendiri menduga pencurian terjadi pada Rabu dini hari dengan modus mematikan lampu kawasan makam sehingga tidak diketahui oleh banyak orang.

Selain itu, keluarga juga menduga pencuri merupakan kawanan yang lebih dari dua orang. Sebab dikawasan makam juga ditemukan bekas roda mobil.

“Sudah saya laporkan ke pihak kepolisian,” kata, Supardiyono, yang merupakan cucu Almarhul.

“Saya harap pencuri dapat mengembalikan nisan tersebut,” urainya. (Heri)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.