WONOSARI-Minggu Pon | Diumpamakan lesung, mengutip angka BPS, Kabupaten Gunungkidul, luasnya adalah 1.485,36 meter persegi. Lesung seluas itu di dalamnya ada lumpang berupa RT sebanyak 1.525.
Dikaitkan dengan Satgas Berani Hidup (SBH) lumpang sekaligus antan (alu) sebanyak itu tidak pernah dimanfaatkan sebagai penyosoh gabah (jiwa) yang jumlahnya mencapai 736.210 jiwa. Ini data BPS 2018, karena tahun 2019 belum tersedia.
Video pilihan:
Penduduk (gabah) sejumlah itu secara rutin saling gesek di dalam lumpang bernama RT untuk menjadi beras (SDM) yang cerdas.
Dikaitkan dengan upaya pencegahan gabah yang potensial bunuh diri, Pemkab Gunungkidul tidak pernah menganggap bahwa keberadaan RT itu penting.
Pemkab Gunungkidul memandang RT dengan sebelah mata. Bupati Gunungkidul melalui Wakilnya malah membentuk organisasi yang diberi label SBH.
Kehadiran lembaga yang dikomandani Dr. Drs. Immawan Wahyudi, MH atas perintah Bupati Hj. Badingah, S.Sos tidak akan lebih dari ‘turis sosial’ yang tidak memahami ratusan ribu karakter gabah, karena alam pikiran SBH berada di lumpang yang berbeda.













