PURWOSARI – MINGGU LEGI | Harto Pawiro (80) warga Gabug RT 003 RW 001, Giricahyo, Kapanewon Purwosari, Kabupaten Gunungkidul meninggal setelah tertabrak Kereta Api Argolawu Jurusan Solo-Jakarta. Peristiwa naas tersebut terjadi di perlintasan rel Kereta Api Randusari, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, pada Minggu (23/08/2020) pagi.
Kapolsek Prambanan AKP Rubiyanto mengatakan, peristiwa tersebut diketahui pukul 09.12 WIB, ketika seorang saksi yakni Tulus Joko Mulyono (49), melihat korban berjalan dari arah timur di jalur perlintasan rel kereta api.
Saat bersamaan melaju Kereta Api Pramex dari arah Barat, korban menghindar ke Utara menyeberang perlintasan, pada waktu yang bersamaan, dari arah Timur melaju Kereta Api Argolawu KA-7B Jurusan Solo-Jakarta. Korban yang saat itu tidak menghiraukan kereta lantas tertabrak dari arah belakang.
“Langsung meninggal di lokasi kejadian. Korban mengalami kepala pecah, usus terburai dan patah kedua kaki,” katanya pada Minggu, (23/08/2020) siang.
Dari hasil pemeriksaan Rumah Sakit Bhayangkara, diduga korban memiliki kekurangan pendengaran sehingga tidak mendengar ada kereta api melaju.
“Menurut informasi, korban mempunyai usaha pencari rongsok atau barang bekas yang tinggal di Dusun Randugunting RT 002 RW 001, Desa Tamanmartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman,” jelas Kapolsek. (HRY)













