Oleh Suharno, SE
Rapat Paripurna DPRD Gunungkidul dalam pembahasan Raperda kelembagaan yang diusulkan Eksekutif yaitu penambahan dinas baru terjadi perbedaan pandangan. Tiga fraksi Walk Out tidak sepakat dengan kebijakan Eksekutif.
Situasi pandemi mau OPD anyar, sementara diyakini bahwa penanganan pemuda dan olah raga bisa dioptimalkan melalui bidang.
Membentuk OPD baru itu akan menguras anggaran milyaran rupiah.
Fraksi PDIP, Gerindra, PKD menolak dan menyarankan untuk menunda sampai pandemi covid selesai.
Saya Suharno NasDem dan Wulan Tustiana menolak keras, demi kesejahteraan dan kepentingan rakyat Gunungkidul yang sekarang dinyatakan darurat virus corona.













