Wisata Pantai Gunungkidul Dengan Delapan Fungsi

1670

WONOSARI-SELASA LEGI | Kabupaten Gunungkidul memiliki 35 wisata pantai yang berderet dari ujung barat Kapanewon Panggang ke ujung timur Kapanewon Girisubo sepanjang 72 km.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata terpantau: pantai Gesing, Ngrenehan, Ngobaran, Ngaden, Torohudan, Nguyahan, Parangendog, Bekah, Watugupit, Grigak, Ngungah, Baron, Drini, Ngandong, Kukup, Sanglen, Krakal, Ngrawe,. Bukit Kosakora, Slili, Sadranan, Watu Lawang, Sundak, Somandeng, Pulang Sawal, Seruni, Pok Tunggal, Timang, Jogan, Nlambor, Siung, Nampu, Pulau Kalong, Jung Wok, serta Pantai Sadeng.

Wisata Pantai di atas pada umumnya bisa dikunjungi untuk rekreasi / rileksasi keluarga, tetapi oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, difungsikan juga sebagai tempat yang berbeda. Sesuai potensi yang ada, Gunungkidul faktanya memang memiliki pantai multi guna.

Bupati H. Sunaryanta dalam dokumen RPJMD 2021-2026 terutama di bagian penutup membagi pantai Gunungkidul paling tidak menjadi tujuh fungsi.

“1. Sebagai rileksasi keluarga, 2. pendaratan ikan pasar kuliner laut, 3. petualangan, 4. budaya keagamaan, 5. pendidikan keragaman hayati, 6. konservasi, 7. pantai berbasis pelabuhan yang didorong menjadi dermaga wisata, dan 8. pantai budaya untuk upacara keagamaan ,” tulis H. Sunaryanta pada Lampiran Tabel 1, dikutib 4-1-2022.

Pantai Gesing, Kapanewon Panggang, dalam lampiran RPJMD 2021-2021 dikategorikan sebagai wisata alam untuk pendaratan ikan. Fungsinya sama dengan Pantai Ngrenehan di Kapanewon Saptosari.

Dilihat dari sisi volume pengunjung, berbeda sedikit dengan Pantai Baron dan Dirini di Kapanewon Tanjungsari dan Pantai Ngandong, di Kapanewon Tepus. Di samping dijadikan tempat pendaratan ikan, potensial pula untuk pasar kuliner laut.

Pantai Sadeng, Kapanewon Girisubo beda lagi. Pantai ini disebut-sebut sebagai pantai berbasis pelabuhan perikanan di zaman Bupti Sumpeno. Pada era Pemerintahan Bupati Sunaryanta didorong ke arah wisata dermaga.

Pantai Parangendok, Bekah dan Pantai Watugupit di Kapanewon Purwosari didesain sebagai pantai berbasis rileksasi juga potensial untuk keperluan petualangan.

Item petualangan juga ada di pantai Grigak, Ngungah, Kapanewon Panggang, pantai Timang, Jogan, Nglambor dan pantai Siung di Kapanewon Tepus, serta pantai Nampu, Pulau Kalong di Kapanewon Girisubo.

Pantai budaya yang dikolaborasi dengan konservasi serta pendidikan keragaman hayati, wisatawan bisa memilih berkunjung ke pantai Wedi Ombo, Jung Wok.

Istimewa, pantai Ngobaran di Kapanewon Saptosari ditetapkan sebagai pantai budaya karena berkaitan dengan upacara agama Hindu. (Bambang Wahyu)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.