NGLIPAR, Kamis Kliwon | Abdurrahman, warga asal Banten yang kini tinggal di Padukuhan Karangsari, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, DIY, memiliki koleksi bambu pethuk, baik pethuk jalu maupun pethuk ros (ruas).
Menurut Abdurrahman, bambu pethuk jalu dan pethuk ros, oleh para kolektor bambu dikategorikan sebagai bambu unik. Pada dasarnya, bambu unik adalah bambu yang tumbuh tidak normal alias cacat. Tidak berbeda dengan manusia, kata pria yang akrab dipanggil Andrian ini, setiap ciptaan yang cacat pasti memiliki kelebihan.
Baca juga:
Politisi Golkar, Drs Marsiono Tutup Usia
Pada masa pertumbuhan, demikian Andrian Surya bertutur, bambu cacat itu menghadapi hambatan yang luar biasa. Sebagaimana layaknya manusia, si bambu berusaha bertahan dan berkembang. Tidak mustahil, kata dia, kalau bambu itu bentuknya menjadi sangat aneh dan unik. Seluruh bambu cacat, menurutnya memiliki daya tarik tersendiri.
Bambu pethuk jalu yang dia koleksi, memiliki struktur aneh. Ruas sama-sama menghadap ke atas, tetapi yang bawah tumbuh carang (ranting) menghadap ke atas, sementara carang atas menghadap ke bawah.
Baca juga:
Penari Bregodo Klinting Pamitan Bupati Badingah
Page: 1 2
YOGYAKARTA - SABTU KLIWON, POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal…
YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…
BANTUL - KAMIS WAGE, POLISI mengungkap kasus dugaan penggelapan sejumlah barang milik sebuah toko grosir…
PENDIRI Ikatan Wartawan Online (IWO) akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) perdana pada tahun 2026. Dalam…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI, Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di Kabupaten Gunungkidul telah terlaksana, Sabtu (26/09/26).…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Polemik pembongkaran Mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul…