Abdurrahman: Bambu Unik Bukan Barang Antik

1313

NGLIPAR, Kamis Kliwon | Abdurrahman, warga asal Banten yang kini tinggal di Padukuhan Karangsari, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, DIY,  memiliki koleksi bambu pethuk, baik pethuk jalu maupun pethuk ros (ruas).

Menurut Abdurrahman, bambu pethuk jalu dan pethuk ros, oleh para kolektor bambu dikategorikan sebagai bambu unik.  Pada dasarnya, bambu unik adalah bambu yang tumbuh tidak normal alias cacat. Tidak berbeda dengan manusia, kata pria yang akrab dipanggil Andrian ini, setiap ciptaan yang cacat pasti memiliki kelebihan.

Baca juga:

Politisi Golkar, Drs Marsiono Tutup Usia

Pada masa pertumbuhan, demikian Andrian Surya bertutur, bambu cacat itu menghadapi hambatan yang luar biasa. Sebagaimana layaknya manusia, si bambu berusaha bertahan dan berkembang. Tidak mustahil, kata dia, kalau bambu itu bentuknya menjadi sangat aneh dan unik. Seluruh bambu cacat, menurutnya memiliki daya tarik tersendiri.

Bambu pethuk jalu yang dia koleksi, memiliki struktur aneh. Ruas sama-sama menghadap ke atas, tetapi yang bawah tumbuh carang (ranting) menghadap ke atas, sementara carang atas menghadap ke bawah.

Baca juga:

Penari Bregodo Klinting Pamitan Bupati Badingah




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.