Agustus 2019, Indonesia Diguncang Tiga Gempa Merusak, Ratusan Gempa Swarm

2011

Gempa swarm Madiun terjadi pada 3 Agustus 2019. Gempa terjadi lebih dari 19 kali dalam sehari. Selanjutnya adalah swarm juga terjadi di sebelah baratdaya Kaki Gunung Salak, 10 hingga 28 Agustus 2019. Selama sekitar 18 hari terjadi gempa  lebih dari 84 kali hingga masyarakat resah dan sebagian mengungsi di perkebunan teh.

Patut disyukuri, tulis BMKG, bahwa aktivitas Swarm saat ini sudah mereda.

VIDEO TERBARU:

Beberapa kasus swarm terjadi di zona Gunung Api. Swarm dapat terjadi di kawasan yang mengalami medan tegangan berkaitan dengan desakan aktivitas magmatik.

Selain berkaitan dengan kawasan Gunung Api, beberapa laporan menunjukkan, bahwa aktivitas swarm juga dapat terjadi di kawasan non volkanik.

Swarm memang dapat terjadi di kawasan dengan karakteristik batuan yang rapuh sehingga mudah terjadi retakan (fractures).

Gempa swarm  setidaknya menjadikan pembelajaran tersendiri untuk masyarakat, karena memang jarang terjadi. Dampak  gempa swarm diakui memang meresahkan masyarakat.

“Gempa swarm  sebenarnya tidak membahayakan jika bangunan rumah di zona swarm memiliki struktur kuat,” jelas BMKG. (Redaksi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.