Aksi GASSAK di Gunungkidul, Ajak Masyarakat Damai

385

WONOSARI, Jumat Pahing | Puluhan anggota Gerakan Sigap Sosial Kemanusian (GASSAK) menggelar aksi di perempatan Galri Desa Siraman Kecamatan Wonosari, Jumat (21/06/2019). Aksi damai tersebut dalam rangka merespon beberapa permasalahan bangsa yang terjadi beberapa waktu terakhir pasca pelaksanaan pemilu 2019. Salah satunya kerusuhan di Jakarta beberapa waktu lalu hingga menelan korban jiwa.

Koordinator aksi sekaligus ketua Gassak Zan Yuri Faton menjelaskan bahwa, aksi tersebut dilatarbelakangi perkembangan situasi hukum, sosial dan politik di Indonesia beberapa waktu belakangan.

Paguyuban PAC PDIP Gunungkidul Cetuskan ‘Aspirasi Karangrejek’

GASSAK Gunungkidul didorong oleh sejarah panjang dalam menyuarakan persatuan dan kesatuan Republik Indonesia menyatakan sikap salah satunya yakni mendukung upaya pemerintah dalam menjaga keamanan dan stabilitas nasional terhadap upaya provokasi.

“Selain itu menyadari bahwa Indonesia adalah negara yang terdiri dari suku, agama, ras dan golongan yang telah diikat oleh Pancasila dan kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia,”ujar pria yang akrab disapa Anton tersebut.

Lebih lanjut dia menegaskan, selain hal tersebut poin yang tak kalah penting adalah bahwa Pancasila adalah falsafah hidup bangsa Indonesia yang harus dipertahankan dan dijunjung tinggi dalam menjaga serta mempertahankan persatuan dan kesatuan.

“Kami mendorong seluruh elemen masyarakat dan pelajar Indonesia untuk bersikap arif dan bijaksana dalam mengekspresikan pendapat dan tetap kritis dalam berperilaku di media sosial terutama dalam merespon informasi yang belum teruji kebenarannya. Sehingga tidak memprovokasi masyarakat dalam rangka menjaga dan merawat persatuan dan kesatuan,” imbuhnya. Fajar. R




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.