Aktivis Lingkungan Hidup Protes Pembangunan TRACE JORR Serpong – Cinere

1177

TANGSEL, Jumat Pon-Aktivis lingkungan hidup, tergabung dalam OKP Ganespa menggelar aksi unjuk rasa. Dengan membawa keranda mayat di depan Gedung Balai kota Tangerang Selatan, Kamis, (8/2).

Aksi tersebut semula tertib namun menjelang siang salah satu petugas Satpol PP berusaha ingin merebut keranda yang dibawa para aktivis, saling dorong dengan personel Satpol PP.

Unjuk sejak pukul 10.00 WIB merupakan lanjutan dari aksi sebelumnya, yang digelar di lokasi proyek pembangunan trase JORR Serpong-Cinere atau Sercin di Jalan Raya Padjajaran, Pamulang.

Para aktivis protes, PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) telah mengambil lahan garis sepadan Situ Sasak.

“Ini aksi kedua, tapi terlihat tidak ada niat baik dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan tidak punya itikad baik untuk melestarikan lingkungan,” kata Nurcholis Hafiz, koordinator aksi di Jalan Raya Maruga Nomor 1, Maruga, Kecamatan Ciputat.

Pria yang juga akrab disapa Fidon mengatakan, CSJ belum mengantongi izin dan rekomendasi analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal). Kepastian itu diketahui setelah Ganespa berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane yang berada dibawah naungan Kementerian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat.

Ia melanjutkan, penggotongan keranda mayat ke gedung Balai kota Tangsel sebagai wujud matinya kewibawaan pemerintah daerah setempat. Pemerintah Kota Tangsel yang menpunyai kewenangan pengawasan dianggap lalai terhadap rusaknya ekosistem lahan konservasi dan daerah resapan air di Situ Sasak.

“Go green itu bohongan, cuma omong kosong, seremonial doang ” teriak Fidon dalam orasinya.

Setelah berhasil meditasi perwakilan para aktivis diterima oleh Suharno, Staff Ahli Pemkot Tangsel.

“Harus kami catat dulu apa-apa saja point yang disampaikan,” ujar Suharno.

 

REPORTER: PURWANTO




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.