Angin Kencang Robohkan Pasar Tawang, Timpa Penjual Dawet

358

PATUK-KAMIS KLIWON | Usai diresmikan, Pendopo Pasar Tawang Padukuhan Ngoro-oro, RT 02 RW 01, Kalurahan Ngoro-oro, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul roboh. Akibatnya satu korban mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di RSUD Prambanan, Rabu (03/01/2024) pukul 13.30 WIB.

Diduga tak kuat menahan derasnya air hujan dan kencangnya angin, Pendopo Pasar Tawang roboh, meski baru saja diresmikan pada (01/01/2024) lalu.

Kasi Humas Polsek Patuk Aiptu Purwanto menyampaikan, insiden tersebut bermula saat wilayah Kapanewon Patuk diguyur hujan yang disertai dengan angin kencang.

Dimungkinkan, Purwanto berujar, konstruksi pembangunan pendopo Pasar Tawang tidak kuat dan lingkungan pasar tidak ada pohon besar yang bisa menahan angin.

“Pendopo limasan Pasar Tawang roboh dan menimpa penjual dawet yang ada di Pasar Tawang tersebut,” ujar Purwanto.

Lebih lanjut, Purwanto menyampaikan, korban bernama Suryadi dan Ngatini yang saat kejadian sedang berjualan dawet ayu di bawah pendopo pasar sisi Timur.

Menurut Kasi Humas Polsek Patuk, keduanya dapat diselamatkan warga, namun Suryadi mengalami patah tulang paha kaki kanan akibat tertimpa bandar sebelah Timur Pendopo Pasar Tawang. Sementara istri korban selamat setelah berhasil bersembunyi di bawah meja.

“Suryadi dilarikan ke RSUD Prambanan,” jelasnya.

Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut, namun kerugian ditafsir mencapai delapan puluh juta rupiah.

(A Yuliantoro)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.