Angka PPKS 2016-2020 Fluktuatif, Kerja Bupati Sunaryanta Tak Mungkin Bisa Dilihat

582

WONOSARI-SELASA PAHING | H. Sunaryanta menduduki Kursi Bupati Gunungkidul hari Jum’at Pon, 26 Februari 2021. Dia tancap gas membuat RPJMD 2021-2026, tetapi data Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) merupakan kerja Bupati Badingah. Dalam hal PPKS Sunaryanta belum bisa dinilai, karena data yang tersedia 2016-2019.

Kepala BPS Gunungkidul, Rintang Awan Eltribakti Umbas, SSI. MSI. mengatakan jumlah Penduduk Gunungkidul tahun 2022 Semester 1 adalah 774.246. Ini belum ada perubahan, karena update sedang dilakukan.

Sampai tahun 2026 asumsi atau prediksinya bertambahnya penduduk Gunungkidul belum mencapai 900 ribu jiwa.

“Kalau pertumbuhan rata-rata 1% pertahun, maka angkanya lebih kurang baru sampai 805.267,84 orang,” ujar Rintang Awan Ektri Bakti Umbas, Senin, 30-5-2022.

Angka pertumbuhan penduduk Gunungkidul asumsinya 1%, jika dihitung ketemu 7.742,96 jiwa.

Terkait naik turunnya jumlah warga PPKS apakah berbanding lurus dengan pertambahan penduduk, ini pekerjaan rumah yang harus dihitung cermat oleh Dinas Sosial guna mengukur keberhasilan Bupati Sunaryanta setelah start sejak 26-2-2021.

Jumlah PPKS 2020 dikutip dari RPJMD 2021-2026 terdapat angka sebesar 207. 120 orang, naik dari catatan tahun 2019 yang hanya 155.639 PPKS.

Mengambil data yang sama tahun 2018 PPKS tertulis sebesar 174.659 orang. Ini posisinya turun terhadap tahun 2019.

Tahun 2016, 150.345 PPKS naik menjadi 158.324 pada tahun 2017.

Perlu dimaklumi hal tersebut bukan karya H. Sunaryanta, karena periode 2016 hingga 2020 Badingah masih berkuasa.

Naik apa turun yang ditunggu publik adalah angka PPKS 2021 ke depan.

Disayangkan kerja para OPD pemangku kepentingan sangat lambat dalam menginput PPKS terbaru.

Kendalanya apa sehingga angka PPKS tidak segera diberitahukan ke publik? Jawaban ini yang ditunggu masyarakat.

Diminta komentarnya, Sugeng Nurmanto anggota DPRD Gunungkidul dari Fraksi PAN menyatakan, keterlambatan penerbitan data PPKS 2021 karena koordinasi antar OPD belum baik.

“Bupati belum ada trobosan terkait percepatan data PMKS,” ujar Sugeng Nurmanto. (Bambang Wahyu)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.