APBD 2022 Tambah Beban, Eksekutif Harus Jeli Mencari Tambahan Pendapatan

196

Drs. Supriyadi, politisi Partai Amanat Nasional anggota DPRD Gunungkidul menyatakan bahwa gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) hasil rekrutmen  2021 sebesar Rp 29 milyar membebani APBD 2022.

“Itu belum ditambah dana tenaga kesehatan Covid-19 yang tentunya akan makin memberatkan APBD  2022. Akan menjadi beban kalau OPD pengampu  tidak serius bekerja,” ujar Supriyadi di Gedung Dewan, (14-1-2022).

Supriyadi menyarankan, Eksekutif harus melakukan efisiensi. Kegiatan yang  tidak prioritas perlu ditunda.

Selebihnya, demikian dia menjelaskan, harus ada terobosan menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Hal itu bisa dilakukan dalam APBD perubahan yang dibahas bersama DPRD,” terang Supriyadi.

Dia tidak menjelaskan secara teknis sektor mana saja yang bisa menambah besaran APBD.

Secara ringkas dia hanya menyebut, “dari sektor pajak dan retribusi,” ucapnya.

Menurut sejumlah pengamat, saran politisi PAN sangat sederhana dan masuk akal, sepanjang obyek pajak dan retribusi masih banyak yang belum terurus seluruhnya.

“OPD pemangku kepentingan tinggal melakukan pengumpulan data dan melakukan kegiatan sapu bersih,” kata para pengamat. (Bambang Wahyu)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.