Wakil Bupati Gunungkidul Pimpin Konsolidasi Stunting dan Kemiskinan

147

WONOSARI-KAMIS WAGE | Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gunungkidul 2023 dibahas bersama Ketua DPRD, Kepala-kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kepala Bappeda DIY di Joglo Jogo Segoro, Rabu 12-1-2022.

Dalam konsolidasi itu Wakil Bupati Heri Susanto S.Kom, M.Si menyinggung dua perkara mendesak, stunting dan angka kemiskinan.

Menurut Wakil Bupati, angka stunting di Gunungkidul saat ini mengalami kenaikan, berada di posisi sebesar 17,76%, dan fakta angka kemiskinan 17,69%.

Sebelum konsolidasi, Bupati Sunaryanta menyatakan Pemkab Gunungkidul masih berusaha keras untuk mengurangi angka stunting.

“Hingga akhir tahun 2020 lalu tercatat angka stunting mencapai 17,44%, atau 5300-an anak,” ujar Sunaryanta.

Menurut Keterangan Kepala Dinas Kesehatan dr. Dewi Irawaty naiknya tidak seberapa.

“Naiknya cuma nol koma, jadi praktis stagnan. Ini disebabkan pandemi. Setelah Covid-19 mulai terkendali, kita bisa berkegiatan lebih banyak dalam penanganan Stunting,” kata dr. Dewi Irawaty, 13-1-2022.

Meski demikian Wakil Bupati Gunungkidul tetap meminta agar DPRD dan para pemangku kepentingan terus bekerjasama menangani stunting dan kemiskinan.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Daerah Istimewa Yogyakarta, Beny Suharsono menyampaikan harapan untuk Gunungkidul.

“Pembangunan wilayah selatan jawa (pariwisata) harus dijadikan produk unggulan sehingga dapat meningkatkan penciptaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan,” tandasnya. (Bambang Wahyu)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.