“Bahkan telah dioperasi dua kali, ketika usia 2 dan 5 bulan. Sejak operasi yang kedua, kepala anak saya tidak lagi membesar,” ujar Riswanto, (30/03).
Mendadak, lanjut Riswanto, harus masuk ke Sardjito lagi karena batuk, panas dan hernia. Rencana, setelah batuk dan demam mereda, dokter akan melakukaan operasi hernia.
BACA JUGA: Ginjal Tidak Berfungsi, Seorang Janda Temui Camat
Riswanto mengaku, biaya pengobatan terbantu karena ada BPJS. Yang masih menjadi tanggungan berat adalah ongkos wira-wiri, serta pengadaan susu, sebagai asupan utama.
“Sekaleng susu, hanya bertahan untuk lima hari,” kata Maryani ibunda ARP.
Selama dalam perawatan dokter, Perangkat Desa Pengkol memberikan suport semangat, sementara dari Kecamatan serta Pemda belum turun tangan memberi dorongan.
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL – SABTU WAGE, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Perempatan…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, SEJUMLAH wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini diperkirakan…
WONOSARI - KAMIS KLIWON | BDM (58) seorang lelaki pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Dinas…
GUNUNGKIDUL – KAMIS KLIWON | Kecelakaan tragis menimpa seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) di Jalan…
GUNUNGKIDUL - KAMIS KLIWON Setidaknya 1.780 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilarang beroperasi untuk sementara…
YOGYAKARTA - RABU PON | POLRES Bantul resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang atau (DPO) terhadap…