Ayah Kandung Ditahan, Korban Pencabulan Butuh Tempat Tinggal

430

PLAYEN-SELASA PAHING | Pasca menjadi korban kebejatan ayah kandung sendiri, bocah perempuan 12 tahun warga Kalurahan Getas Gunungkidul, sangat membutuh tempat penampungan untuk hidup, pasalnya bocah tersebut tak ada lagi yang mengurus setelah pelaku tindak asusila yakni W diamankan polisi.

Aipda Irfan Rohmadi, Bhabinkamtibmas Kalurahan Getas mengatakan, perempuam berumur 12 tahun ini awalnya memang tinggal bertiga bersama kakaknya yang berusia sekitar 14 tahun serta ayahnya yang kini telah diamankan polisi karena mencabuli korban. Sejak ibu kedua bocah tersebut meninggal dunia, kakak beradik tersebut tak pernah ada lagi yang mengurus.

“Keduanya memang dibiarkan begitu saja oleh bapaknya,” katanya, Senin (12/10/2020) siang.

W ayah korban, dijelaskan Irfan, sebenarnya hanya seorang pekerja serabutan dengan penghasilan tak menentu, sehingga kedua anaknya tersebut sering diberi uang jajan ketika ayah mereka mendapat penghasilan. Untuk kebutuhan makan keduanya lebih banyak di rumah saudara.

W dianggap memiliki pemahaman yang rendah, sehinggga oleh pihak tetangga dianggap kurang normal. Hal tersebut diketahui saat W diajak komunikasi oleh pihak polisi, yang bersangkutan bahkan menjawab dengan lancar layaknya orang normal. Untuk memastikannya polisi pun masih menunggu hasil tes psikolog.

“Kita masih menunggu kepastian psikologisnya,” ucapnya.

Ia menambahkan, lantaran kini W menjadi tahanan pihak polisi, kedua bocah tersebut butuh tempat penampungan. Sedang Saudara kandung W pun juga tergolong kurang mampu, sehingga tak memungkinkan untuk merawat kedua bocah tersebut.

“Korban memang selama ini dititipkan di yayasan sebuah pondok pesantren,” tambahnya.

Sementara, Kapolsek Playen, AKP Hajar Wahyudi menambahkan, proses hukum W saat ini terus berlanjut. Pihaknya, kini masih mendalami kasus dengan meminta keterangan sejumlah saksi.

“Korban sudah mendapat pendampingan dari lembaga sosial, dan pelaku juga menjalani test psikologis,” ungkapnya. (Hery)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.