WONOSARI-KAMIS LEGI | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispussip) meluncurkan Gerakan “Sajisaka” bertempat di Rumah Dinas Bupati Gunungkidul Kamis, (22/10/2020).
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dispussip Gunungkidul Ali Ridlo mengatakan, Sajisaka kepanjangan dari “Satu Jiwa Satu Pustaka” memiliki tujuan menggalang donasi buku.
“Kami harap bisa menggalang donasi buku bacaan dari masyarakat, perseorangan, hingga lembaga pemerintahan, swasta, dan komunitas,” katanya.
Ali menambahkan, Sajisaka dilakukan demi memenuhi permintaan buku bacaan di tingkat kalurahan hingga perpustakaan komunitas. Sebab sejak 2019 lalu, permintaan buku tak sebanding dengan jumlah buku hibah yang tersedia.
Konsep Sajisaka dilakukan dengan menempatkan kotak-kotak donasi buku di berbagai lokasi strategis. Pada tahap awal, 5 lokasi publik mendapatkan kotak donasi tersebut.
“Tahap awal kami tempatkan di Kantor Sekretariat Daerah (Setda), Dispussip, DPMPT, BPD DIY, serta Balai Kalurahan Pengkol,” ujarnya.
Ia pun menargetkan, minimal 500 eksemplar buku yang didonasikan oleh masyarakat. Selanjutnya, buku-buku tersebut akan didistribusikan ke tempat yang membutuhkan oleh tim Dispussip.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul Badingah S.sos mengatakan, Gerakan Sajisaka juga mendukung tumbuhnya minat baca di masyarakat. Sebab peningkatan literasi sangat erat kaitannya dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berkualitas, dan berdaya saing.
“Itu sebabnya saya imbau masyarakat juga terlibat dalam gerakan ini, dengan mendonasikan buku-buku layak baca,” kata Badingah. (Hery)













