Badingah Ingat Masa Kecil, Pernah Digendong ke RSUD Wonosari

273

WONOSARI – Minggu Wage | Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos. menyatakan, bahwa RSUD Wonosari merupakan rumah sakit tertua di Gunungkidul. Banyak dikritik, karena ibarat barang, RSUD Wonosari berada di dalam akuarium besar.

Hal di atas dikemukakan Badingah di halaman RSUD Wonosari, dalam upacara puncak peringatan hari jadi ke 71, (18/1/20).

Dalam sambutan singkat, di depan civitas hospitalia RSUD Wonosari, Bupati Badingah memaparkan kenangan saat dia digendong ke RSUD Wonosari, karena di pelipis kanan ada benjolan yang harus dioperasi.

Kala itu, Badingah mengaku belum bersekolah. Dia ingat betul dan bercerita, bahwa dinding RSUD kala itu masih berupa gedèk (anyaman bambu).

Kini, menapaki  usia ke 71, RSUD Wonosari menaruh tekad bertajuk pelayanan yang cepat, bersih, dan simpatik. Dalam sambutan singkatnya Badingah berpesan, agar RSUD Wonosari  meningkatkan kualitas pelayanan.

Rupanya itu adalah saran signifikan untuk mengurangi kritik yang banyak dilontarkan publik, sebagaimana diungkapkanya.

Senentara itu dalam laporan pendek, di depan Bupati, Direktur RSUD Wonosari, dr. Heru Sulistyowati membeberkan latar belakang sejarah penelusuran berdirinya RSUD yang dipimpinnya.

Hasil telusur sejarah, demikian dokter spesialis anak ini menyebutkan,  diperoleh kesimpulan, bahwa RSUD Lahir 24 Desembet 1948.

Dokter Heru bilang, kalau tidak salah lahirnya RSUD Wonosari adalah hari Jum’at. (Bambang Wahyu Widayadi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.