SEMANU-MINGGU WAGE | Bangunan induk rumah milik Subroto (50) warga Padukuhan Wediutah 02/18, Kalurahan Ngeposari, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul terancam ambrol setelah talud teras rumahnya mengalami longsor, Minggu, (07/02/2021) pukul 15.30 WIB. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kepala Badan Pelaksana Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, Edy Basuki menjelaskan, penyebab talud longsor dikarenakan hujan deras dengan durasi cukup lama sehingga tiang penyangga beserta atap teras ikut roboh.
“Panjang talud teras 14 meter dengan ketinggian 3 meter. Selain struktur teras rusak akibat talud longsor mengancam induk bangunan rumah korban,” jelas Edy, Minggu, (07/02/2021) malam.
Lebih lanjut Edy menyampaikan, pasca kejadian pihaknya telah melakukan assesment lokasi serta memberikan himbauan untuk tetap waspada dalam menyikapi kejadian tersebut.
Adapun kebutuhan mendesak yang diperlukan korban logistik permakanan untuk menunjang kegiatan kerjabakti serta logistik peralatan seperti terpal atau lainnya guna mendukung proses perbaikan.
“Kerugian sekitar sepuluh juta rupiah. Untuk longsor susulan dimungkinkan ada potensi, sehingga himbauan kami agar korban dan keluarga lebih waspada,” tutup Edy Basuki. (Agus SW)













