“Saya mengikuti aturan saja ya,” tegasnya.
Terkait soal netralitas PNS di kalangan dinas dan PGRI, Bahron Rasyid meyakini PNS dan PGRI pasti patuh pada aturan.
Sementata itu pernyayaan dan fakta di lapangan ternyata tidak selalu seirama. Banyak sudah PNS di jajaran Disdikpora yang terpleset, tidak bisa menahan diri, ikut mempromosikan Bahron menjadi bakal calon wakil bupati.
“Ya mungkin karena sedang musim hujan saja, sehingga ada jalan yang licin,” ujar Baron berseloroh.
Menanggapi pertanyaan apakah memang sudah dipersiapkan jalan yang licin, Bahron menepis, “Gak juga. Natural saja. Jalan yang mesti dilalui, ya dilalui saja.”
Pada prinsipnya Bahron Rasyid kukuh pada pendirian, bahwa tidak akan melepas jabatan, sebelum KPU menetapkannya sebagai calon wakil bupati Gunungkidul 2020. (Bambang Wahyu Widayadi)
Page: 1 2
GUNUNGKIDUL – SABTU WAGE, Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Perempatan…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, SEJUMLAH wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini diperkirakan…
WONOSARI - KAMIS KLIWON | BDM (58) seorang lelaki pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Dinas…
GUNUNGKIDUL – KAMIS KLIWON | Kecelakaan tragis menimpa seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) di Jalan…
GUNUNGKIDUL - KAMIS KLIWON Setidaknya 1.780 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilarang beroperasi untuk sementara…
YOGYAKARTA - RABU PON | POLRES Bantul resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang atau (DPO) terhadap…