Bawaslu Pastikan PTPS Siap Kawal Pemilu 2024

306

GUNUNGKIDUL-SABTU PAHING | Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul, memastikan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) siap menghadapi momentum krusial dalam proses demokrasi yakni tahapan pemungutan dan perhitungan suara.

Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Kabupaten Gunungkidul Andang Nugroho dalam Apel Siaga bersama PTPS di Alun-alun Wonosari, Sabtu (10/2/2024).

“Salah satu kerja PTPS adalah pengawasan dalam pemungutan dan perhitungan suara, agar sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” kata Andang.

Dalam apel yang diikuti oleh 2.709 PTPS dan 114 pengawas desa tersebut, Andang menegaskan bahwa petugas pengawas TPS wajib menjaga kemurnian surat suara.

Pasalnya, Andang berujar, kejahatan tertinggi dalam tahapan pemungutan dan penghitungan suara adalah pencurian suara.

“Untuk itu, kami mengingatkan, seluruh jajaran pengawas pemilu mempersiapkan data-data hasil pemungutan suara dari tiap TPS dengan matang,” katanya.

“Kita menjaga jangan sampai ada pencurian suara. Jangan pernah ikut kompromi, karena harga diri kita dipertaruhkan. kami ingatkan PTPS sebagai penjaga gerbang utama untuk ikut serta menjaga republik,”paparnya.

Andang menjelaskan, aplikasi Siswaslu adalah sistem bersama yang dipakai oleh pengawas mulai dari tingkat TPS, kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, dan provinsi guna mengumpulkan hasil pemungutan, penghitungan, dan proses tahapan sejak masa tenang hingga rekapitulasi suara tingkat nasional.

“Kerja PTPS yang hanya 30 hari mari kita jadikan sebagai pengabdian kita dalam menjaga republik dalam memilih negarawan-negarawan terbaik.
Siapkan data yang lengkap, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan, catat semua kejadian khusus yang ada di TPS, siapkan laporan hasil pengawasan aktual dan sesuai dengan kejadian yang ada di TPS,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu DIY, Mohammad Najib menegaskan, PTPS diharapkan terjun mengawasi tahapan Pemungutan dan penghitungan suara sesuai dengan peraturan dan menjaga netralitas juga integritas dalam mengawasi. Tahapan tersebut dinilai sebagai jantung pemilihan umum.

“Mari bersama-sama menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi kita. Saya yakin, dengan semangat integritas dan profesionalisme, kita akan melaksanakan tugas ini dengan baik,” tegasnya.

Di tempat yang sama Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta mengatakan bahwa PTPS harus mampu menjaga kepercayaan masyarakat. Menjaga kehormatan agar Pemilihan Umum (Pemilu) berjalan dengan baik, jujur dan adil.

Selain itu, orang nomor satu di Gunungkidul ini berharap para petugas menjaga kesehatan selama bekerja.

“Ada tiga hal integritas yang dinilai dalam pemilu yaitu integritas penyelenggara pemilu, integritas proses pemilu, dan integritas hasil pemilu,” paparnya.

Hadir dalam Apel Siaga Pengawasan Pemungutan dan Penghitungan suara, Forkompimda, dan Ketua Panwascam se – Kabupaten Gunungkidul.

(Surya)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.