BEKICOT adalah menu booming saat ini. Bukan hanya kaum laki-laki yang mengemarinya, namun tak jarang kaum hawa pun memburu salah satu menu ekstrim tersebut. Tak heran jika bisnis kuliner ini justru makin melejit di masa pandemi. Selain rasanya yang lezat bekicot dipercaya banyak manfaat.
Dikutip dari laman IDN TIMES setidaknya bekicot mengandung 7 manfaat, di antaranya berguna untuk memperbaiki suasana hati, membangum serta memperbaiki otot karena kaya akan protein.
Selain itu bekicot juga tinggi akan zat besi, kaya vitamin B12, mengandung magnesium, sehingga baik untuk menjaga tekanan darah, memperbaiki tulang, dan menjaga detak jantung.
Bahkan lendir bekicot juga bermanfaat untuk kesehatan kulit, selain itu lendir yang terdapat pada bekicot juga dapat menyembuhkan luka.
Anik Setiani dan Adi Sofyan pasangan suami istri (Pasutri) warga Padukuhan Purworejo RT 04/02 Desa Jurang Jero, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, merupakan salah satu pengusaha kuliner ekstrim.
Suami Anik, yakni Sofyan kelahiran Jakarta ini tergolong ahli dalam hal memasak menu bekicot. Ia merintis usaha dengan membuka kuliner yang menjual beberapa menu ekstrim salah satunya yakni bekicot.
“Iya suami saya kebetulan pinter memasak”, ungkap Anik
Seringnya Anik Setiani dan suami makan daging bekicot yang dijual di warung angkringan, membuat Anik, begitu panggilan akrabnya, terinspiransi untuk membuka usaha kuliner dengan menu ekstrim.
“Dulu awalnya saya sering makan di warung angkringan, akhirnya saya dan suami mencoba membuka usaha,” Anik mengisahkan.
Tidak sia-sia, selama satu tahun pertama Anik menekuni usahanya, ia merasakan mulai laku. Anik pun mulai membuka warung kuliner di rumahnya sendiri.
Menurutnya, selain belum cukup modal dan belum punya banyak pelangan, Anik memutuskan untuk membuka usaha di rumah saja dulu.
Saat ini Anik mulai memasarkan menu kulinernya melalui postingan-postingan di media sosial, baik Facebook (FB), Instagram (IG), maupaun WhatsApp (WA).
Hasilnya cukup lumayan, pemesan baik dalam kota bahkan luar Jawa, terus mengalir. Hingga saat ini dirinya melayani penjualan menu ekstrim baik secara online maupun offline.
Walaupun masa pandemi Anik mengaku, bukan membuat surut usahanya, namun justru makin banyak pengemarnya.
Harga cukup fantastis, Anik menjual menu bekicot dengan harga Rp 85.000,- perkilo di dalam kota, dan Rp 100.000,- per kilo untuk luar kota, dengan ongkir ditanggung pemesan.
Anik bahkan menjamin, bahwa menu bekicot hasil masakan suaminya tersebut tanpa bahan pengawet dan mampu bertahan hingga 12 hari kedepan. (Gan/Bjh/Red)
GUNUNGKIDUL - RABU KLIWON, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P., mengapresiasi kinerja UPK Satu…
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Naniek S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya. Naniek mundur dari…
GUNUNGKIDUL - SENIN PON, Semangat warga Padukuhan Lemahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, Gunungkidul dalam kegiatan…
SAPTOSARI – MINGGU PAHING, Dampak kekeringan akibat kemarau panjang mulai dirasakan oleh sebagian warga di…
GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Dua warga di Kabupaten Gunungkidul dilaporkan meninggal dunia akibat gantung diri…
GUNUNGKIDUL – JUMAT KLIWON, Warga Dusun Nglaos, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul digegerkan dengan…
View Comments
Terimakasih informasinya kaaa