GUNUNGKIDUL – SENIN LEGI |Diduga menjadi korban investasi bodong, puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Jeritan Nasabah Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) Dynasty Nusantara, melakukan demo di depan rumah Ketua Koperasi BLN Cabang Gunungkidul, Padukuhan Ngerboh, Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Senin (28/07) sore.
Merasa tertipu dengan iming-iming investasi, puluhan masa mendatangi salah satu rumah yang diduga milik Ketua Koperasi BLN Dynasty Nusantara inisial IND.
Sebelum melakukan aksi, massa berkumpul di halaman Balai Kalurahan Piyaman, untuk selanjutnya bergerak mendatangi rumah IND yang hanya berjarak beberapa meter dari TKP kumpul.
Dalam aksi tersebut, nasabah Koperasi BLN Cabang Gunungkidul menyampaikan setidaknya 6 tuntutan diantaranya, menolak tokenisasi trading dan pasar modal yang dibuat oleh BLN, serta menuntut pihak BLN untuk segera mengembalikan simpanan nasabah melalui Ketua BLN Cabang.
Selain itu, mereka juga meminta pengembalian tabungan umroh, arisan uang, dan arisan emas, serta uang tabungan tour, yang selama ini dikelola pengurus Koperasi BLN Dynasty Nusantara.
Untuk mengamankan aksi demo tersebut, pihak Polisi Polsek Kota Wonosari, menerjunkan setidaknya 36 personil.
Terpisah, Pasin, salah satu nasabah asal Kapanewon semin, mengaku ikut menjadi korban investasi bodong tersebut.
Berawal dari ajakan teman satu wilayah, Pasin menjelaskan, telah menyetor uang cash sebesar Rp 1,2jt pada sekitar tahun 2023-2024 lalu.
“Rp 1,2 jt pak. Lupa saya pak persisnya, tapi kayaknya sebelum tahun 2024,” ungkapnya, Senin (28/07) sore.
Melalui temen dekat tersebut, diungkapkan Pasin, pihak BLN berjanji akan memberikan keuntungan berlipat.
“Setelah setor Rp 1,2jt pada tanggal 28 waktu itu, saya pada tanggal yang sama, bulan berikutnya, dijanjikan akan menerima Rp 100.000 setiap bulannya, selama 24 kali,” terang Pasin.
Kenyataannya, dikatakan Pasin, hanya terima 6 kali, selama enam bulan. Selanjutnya tak pernah menerimanya lagi hingga sekarang.
Dari berbagai informasi yang diterima, demikian kata Pasin, banyak nasabah yang tertipu oleh iming-iming investasi Koperasi BLN Dynasty Nusantara.
“Temen saya di Semin itu, ngakunya setor Rp 300jt belum balik, bahkan ada orang dari Klaten itu 2,8 miliar,” pungkasnya.
Penulis: Akbar Nhs
Editor: HRD
GUNUNGKIDUL – SENIN PAHING, Diduga kehilangan kendali, sepasang suami istri lanjut usia alami kecelakaan tunggal…
NGLIPAR - SENIN PAHING, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan dua sepeda motor terjadi…
GUNUNGKIDUL-SENIN KLIWON, Persoalan tata kelola pendapatan sektor pariwisata khususnya wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul, masih…
TANJUNGSARI - SENIN KLIWON, Rumah milik Karim (71) warga Padukuhan Panggang 02/10, Kalurahan Kemiri, Kapanewon…
YOGYAKARTA-SENIN KLIWON, Lintas generasi alumni Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta menggelar acara halalbihalal nasional di Swiss-Belresidences…
YOGYAKARTA - MINGGU WAGE, warga Dusun Tiyasan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, provinsi DIY…